Petugas penegak hukum mengunjungi lokasi kejadian penembakan di pusat kota Washington, Amerika Serikat, Rabu (26/11/2025). Foto: Brendan Smialowski/AFP
Dua pasukan Garda Nasional Amerika Serikat (AS) terluka parah usai ditembak di dekat Gedung Putih, pada Rabu (26/11).
Pelaku penembakan diduga seorang migran dari Afghanistan yang memasuki Amerika Serikat pada tahun 2021.
Sejumlah media di AS, menurut laporan kantor berita AFP, mengatakan bahwa petugas penegak hukum dan orang-orang yang mengetahui penyelidikan tersebut mengidentifikasi tersangka sebagai warga negara Afghanistan yang pernah tinggal di negara bagian Washington setelah tiba di Amerika Serikat.
Petugas kepolisian berjaga setelah penembakan di pusat kota Washington, Amerika Serikat, Rabu (26/11/2025). Foto: Brendan Smialowski/AFP
Kini FBI sedang menyelidiki serangan tersebut sebagai kemungkinan aksi terorisme.
Pihak terkait belum memberikan informasi lengkap soal identitas pelaku penembakan.
Direktur FBI Kash Patel meninggalkan konferensi pers setelah penembakan di pusat kota Washington, Amerika Serikat, Rabu (26/11/2025). Foto: Brendan Smialowski/AFP
Sebelumnya, Direktur FBI Kash Patel menyebut kedua tentara itu dalam kondisi kritis.
Presiden Donald Trump mengatakan pelaku penembakan juga terluka parah. "Tersangka juga terluka parah, tetapi terlepas dari itu, akan membayar harga yang sangat mahal," tulis Trump di platformTruth Social miliknya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar