Sejumlah petugas membereskan pohon tumbang di kawasan Cilandak, Jakarta, pada Kamis (26/9/2025). Foto: Iqbal Firdaus/kumparan
Dinas Pertamanan dan Hutan Kota (Distamhut) DKI Jakarta mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan di tengah cuaca ekstrem yang melanda Ibu Kota.
Kepala Distamhut DKI Jakarta, Fajar Sauri, meminta warga, terutama pengendara, untuk tidak melintas di bawah pepohonan rindang saat hujan deras disertai angin kencang.
"Sekarang masyarakat harus lebih waspada, ya. Terutama kalau lagi hujan. Sekarang jangan melintas di tempat yang banyak kelihatan pohon yang lebih tua, hati-hati," kata Fajar saat ditemui kumparan di Balai Kota, Gambir, Jakarta Pusat, Jumat (31/10).
"Hindari pohon-pohon yang rindang gitu, misalnya. Ya, terus waspada," lanjut dia.
Kepala Dinas Pertamanan dan Hutan Kota DKI Jakarta Fajar Sauri berada di Balai Kota, Gambir, Jakarta Pusat, Jumat (31/10/2025). Foto: Nasywa Athifah/kumparan
Fajar menjelaskan, pihaknya telah menyiagakan petugas di seluruh wilayah Jakarta untuk melakukan langkah preventif menghadapi potensi pohon tumbang.
Penopingan atau pemangkasan dilakukan setiap hari, terutama di kawasan dengan pohon berusia tua yang rawan tumbang.
"Semua apa yang sekarang terjadi dengan cuaca ekstrem, ketika mendung, hujan, bergerak kita," ujar Fajar.
Mobil hancur akibat pohon tumbang di Jalan Dharmawangsa Raya, Jakarta Selatan, Kamis (30/10/2025). Foto: Rayyan Farhansyah/kumparan
"Artinya, melakukan penopingan itu udah kewajiban yang rutin, ya. Tapi, sekarang ketika misalnya ada mulai hujan, pasukan kita harus bergerak, mencari, mobile, terutama di titik-titik yang rawan tumbang, wilayah selatan. Karena pohonnya udah mulai tua dan sudah tua, dan wilayah pusat," sambungnya.
Ia menambahkan, kegiatan penopingan dilakukan secara rutin setiap hari untuk mencegah risiko pohon tumbang di tengah cuaca ekstrem.
"Rutin, setiap hari kita lakukan. Jadi, sebenarnya melakukan penopingan itu rutin, ya, rutin. Kayak kemarin tuh kalau lihat kejadian pohon beringin, itu kan habis ditoping. Ngangkatnya sampai ke akar-akar (saat tumbang). Berarti kan, emang anginnya super ekstrem," pungkas Fajar.
Mobil hancur akibat pohon tumbang di Jalan Dharmawangsa Raya, Jakarta Selatan, Kamis (30/10/2025). Foto: Rayyan Farhansyah/kumparan
Sebelumnya, insiden pohon tumbang di kawasan Dharmawangsa, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (30/10), memakan korban jiwa. Sejumlah lima mobil ikut tertimpa oleh pohon tersebut.
Korban tertimpa pohon yang tumbang saat hujan deras mengguyur kawasan Jakarta Selatan, saat berada di dalam mobilnya.
"Satu orang (korban) dan ketika tiba di RSPP oleh Dokter dinyatakan meninggal dunia," kata Kapusdatin BPBD DKI Jakarta, Mohamad Yohan, dalam keterangannya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar