Search This Blog

Konten TikTok: Melihat Daycare Lansia dengan Bejibun Fasilitas dan Aktivitas

kumparan - #kumparanAdalahJawaban
 
Konten TikTok: Melihat Daycare Lansia dengan Bejibun Fasilitas dan Aktivitas
Oct 22nd 2025, 11:40 by Focus

Ilustrasi kakek dan nenek yang bahagia  Foto: Shutter Stock
Ilustrasi kakek dan nenek yang bahagia Foto: Shutter Stock
@kumparan

Oma Liana (82) menjadi salah satu lansia yang rutin dititipkan ke daycare Senior Club Indonesia (SCI) PIK. Setiap hari, ia menghabiskan waktu dari pukul 08.00–16.00 bersama teman-teman sebayanya, mengikuti berbagai aktivitas seperti senam, bernyanyi, dan art & craft. Liana mengaku lebih senang beraktivitas di SCI ketimbang berdiam diri di rumah karena bisa bersosialisasi dan tetap aktif. SCI PIK beroperasi dari Senin hingga Jumat dan melayani sekitar 50 member dengan sistem membership. Biayanya mulai dari Rp 4,85 juta per bulan untuk lansia mandiri hingga Rp 6,3 juta bagi yang membutuhkan pendampingan khusus. Selain aktivitas harian, SCI juga menyediakan fasilitas kamar tidur, salon, dan antar-jemput. Meski keuntungannya tak besar, pengelola menilai bisnis ini penting secara sosial dan harus dijalankan dengan hati. Bisnis layanan lansia seperti daycare masih tergolong "blue ocean" di Indonesia. Menurut Founder 247 Wulan Health & Care, Evi Christine Tambunan, sektor ini memiliki potensi besar karena peminatnya banyak, tapi pelakunya masih sedikit. Ia menyebut bisnis ini bukan sekadar mencari profit, melainkan bentuk social entrepreneurship yang berfokus pada kesejahteraan lansia. 📸: Dok. kumparan/Aurelia Lucretie. Follow WhatsApp Channel kumparan untuk dapat Informasi terpercaya dikirim langsung ke WhatsApp kamu. Ketik kum.pr/WAchannel di browser kamu sekarang, agar bisa share informasi tanpa ragu. #focus #pantijompopremium #news #svl #pantijompo #lansia #layananmasyarakat #daycare #jabodetabek #daycarelansia #info #infoterkini #berita #beritaterkini #bicarafaktalewatberita #kumparan

♬ suara asli - kumparan - kumparan
@kumparan

Umar (63), menikmati masa tuanya di RUKUN Senior Living Sentul, sebuah hunian lansia dengan fasilitas setara hotel mewah. Mantan pekerja di sektor pertambangan itu sudah empat tahun tinggal di sana. Awalnya, Umar memutuskan tinggal di sana setelah terkena stroke dan membutuhkan perawatan, karena ia tak ingin merepotkan anak-anaknya. Kini dalam kondisi sehat, Umar menjalani hari-harinya dengan beragam aktivitas seperti bermain mahjong, menonton Netflix, hingga ikut kegiatan rutin "Go to Mall" bersama para penghuni lain. "Saya tuh hobi nonton, di kamar ada Netflix, tapi bawa laptop sendiri. Di sini (game room) juga ada Netflix," ujarnya.  Ia dikenal sebagai salah satu penghuni yang aktif dan mandiri, bahkan masih sering keluar untuk urusan pribadi dengan izin dari pihak pengelola. Meski awalnya ragu, Umar kini mengaku betah dan justru merasa lebih bahagia dibanding tinggal sendiri di rumah.  Ia pun kerap menenangkan penghuni baru yang merasa seperti "dibuang" oleh keluarga. Menurutnya, tinggal di senior living bukan berarti ditinggalkan, melainkan kesempatan untuk hidup nyaman dan mandiri. "Kalau saya bilang, coba dulu di sini. Pasti kerasan," ujarnya. 📸: Dok. kumparan/Aurelia Lucretie. Follow WhatsApp Channel kumparan untuk dapat Informasi terpercaya dikirim langsung ke WhatsApp kamu. Ketik kum.pr/WAchannel di browser kamu sekarang, agar bisa share informasi tanpa ragu. #focus #pantijompopremium #news #videonews #pantijompo #lansia #layananmasyarakat #daycare #jabodetabek #daycarelansia #info #infoterkini #berita #beritaterkini #bicarafaktalewatberita #kumparan

♬ original sound - kumparan - kumparan
@kumparan

Bisnis layanan lansia seperti panti wreda dan daycare premium di Jabodetabek kini semakin berkembang. Tak sekadar tempat tinggal, beberapa layanan menawarkan fasilitas setara hotel—mulai kamar ber-AC, ruang hobi, lounge, hingga kolam renang. Target pasarnya adalah kalangan menengah ke atas. Biaya daycare atau senior club harian berkisar Rp 700 ribu hingga Rp 6,3 juta per bulan, sudah termasuk makan, cek kesehatan, kegiatan hobi, dan antar-jemput. Sementara layanan senior living atau tempat tinggal tetap mencapai Rp 21 juta sampai Rp 39 juta per bulan, lengkap dengan pendampingan 24 jam dan layanan kesehatan. Fenomena ini tumbuh seiring meningkatnya populasi lansia di Indonesia. BPS memproyeksikan pada 2045, jumlah lansia akan tembus 65,82 juta jiwa atau 20,31 persen dari total penduduk. Analisis kumparan lewat API Google Maps mencatat ada 106 layanan lansia di Jabodetabek, mulai dari panti yayasan, milik pemerintah, hingga daycare swasta. 📸: Dok. kumparan/Aurel. Follow WhatsApp Channel kumparan untuk dapat Informasi terpercaya dikirim langsung ke WhatsApp kamu. Ketik kum.pr/WAchannel di browser kamu sekarang, agar bisa share informasi tanpa ragu. #focus #pantijompopremium #news #svl #pantijompo #lansia #layananmasyarakat #daycare #jabodetabek #daycarelansia #info #infoterkini #berita #beritaterkini #bicarafaktalewatberita #kumparan

♬ original sound - kumparan - kumparan

Media files:
nisk1jgshxkshurww3ln.jpg image/jpeg,
You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com. By using Blogtrottr, you agree to our policies, terms and conditions.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar