Foto Dalang Ki Anom Suroto semasa hidup. Foto: kumparan.
Ki Ageng H Anom Suroto Lebdo Nagoro atau Dalang Anom Suroto meninggal dunia dalam usia 77 tahun di Rumah Sakit Dr Oen Kandang Sapi, Solo, Kamis (23/10) pukul 07.00 WIB. Almarhum meninggal karena sakit jantung.
Rencananya jenazah akan dimakamkan di pemakaman keluarga di Dukuh Depokan, Desa Juwiring, Kecamatan Juwiring, Klaten, Jawa Tengah, pukul 16.00 WIB.
"Bapak (Ki Anom Suroto) meninggal dunia tadi pagi pukul 07.00 WIB di RS Dr Oen Kandang Sapi Solo," kata putra kelima almarhum Ki Anom Suroto, Ki Jatmiko, ditemui di rumah duka Dukuh Timasan, Desa Makamhaji, Kabupaten Kartasura, Kabupaten Sukoharjo.
"Rencana di Juwiring, Klaten tempat makam keluarga. Bapak kan kelahiran asli Juwiring Klaten," tambah dia.
Fery Farhati, mengunjungi kediaman Dalang Wayang Kulit, Ki Anom Suroto, di Solo, Jawa Tengah, Senin (22/1/2024). Foto: Dok. Istimewa
Sempat dirawat 5 hari
Sebelum meninggal, Ki Anom Suroto sempat dirawat selama lima hari di RS Dr Oen Kandang Sapi.
"Beliau dirawat selama lima hari di RS Dr Oen Kandang Sapi, Solo. Sakit jantung lama, tapi tidak pernah dirasakan," kata dia.
Ia mengaku masih sempat berbincang dengan almarhum pada Rabu (22/10). Isi percakapan itu yakni almarhum menyampaikan pesan untuk tetap melanjutkan perjuangan pedalangan.
Foto Dalang Ki Anom Suroto semasa hidup. Foto: kumparan.
"Bapak kemarin masih bisa berbincang sama saya. Meling (mengingatkan) sama saya, pokoknya pesan sing (yang) rukun sama keluarga, dan anak. Ya sama adek Bayu suruh melanjutkan perjuangan bapak melalui pakeliran pedalangannya itu," kata dia.
Sebelum meninggal, almarhum masih mementaskan wayang di Sukoharjo pada awal 2025.
Putra kelima almarhum Ki Anom Suroto, Ki Jatmiko. Foto: kumparan
Tidak ada komentar:
Posting Komentar