Sep 22nd 2025, 11:52 by BASRA (Berita Anak Surabaya)
Foto-foto : Dipta Wahyu/Basra
Debu pasir yang berterbangan di pacuan sapi seolah tak menjadi gangguan bagi penonton di Stadion Kerapan Sapi R.P Moh. Noer Bangkalan, Madura, Jawa Timur, Minggu (21/9). Antusiasme penonton dan peserta dari berbagai daerah di Kabupaten Bangkalan membuat pertandingan kerapan sapi semakin seru untuk mencapai garis finish.
Kegiatan ini merupakan rangkaian dari Piala Bupati Bangkalan 2025 yang memperebutkan hadiah jutaan rupiah. Tradisi pacuan sapi khas Madura ini diikuti sebanyak 48 peserta yang akan memperebutkan tiket mengikuti gelaran akbar Kerapan Sapi Piala bergilir Presiden mendatang.
"Kerapan sapi merupakan simbol warisan budaya yang mewakili semangat hidup warga Madura, kerja keras, kekompakan dan kebanggaan, ini perlu kita lestarikan terus menerus. Selain itu, dalam perlombaan ini juga sudah digunakan teknologi baru untuk menentukan pemenangnya digaris finish, kita terus berbenah untuk kemajuan yang lebih baik,"ujar Bupati Bangkalan Lukman Hakim saat membuka acara Kerapan Sapi Piala Bupati Bangkalan 2025.
Fais, salah satu peserta dari Tanah Merah, Bangkalan mengungkapkan kegembiraannya saat perhelatan kerapan sapi ini dilaksanakan. Menurutnya, persiapannya tidak sesaat tetapi memakan waktu berbulan-bulan untuk menyiapkan sapi-sapi pilihannya yang akan mengikuti pertandingan.
"Sapi ini perawatannya khusus, karena dipersiapkan untuk bertanding. Kita berikan makanan yang bagus untuk menjaga gizinya lebih berotot dan larinya kencang," ujarnya yang merupakan pemilik sapi Sonar Muda Tanah Merah Bangkalan.
Kegiatan ini berlansung sejak bulan Agustus hingga Oktober dari masing-masing Kabupaten di Pulau Madura, ditutup dengan Piala Bergilir Presiden. Selain itu, acara ini juga merupakan ajang silaturahmi dari masing-masing tim untuk merekatkan persaudaraan. (Dipta Wahyu)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar