Bangunan musala Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Khoziny di Kecamatan Buduran, Sidoarjo, Jawa Timur, ambruk pada Senin (29/9) kemarin.
Sejumlah santri dilaporkan tertimbun reruntuhan. Bangunan itu ambruk menimpa santri saat sedang melaksanakan salat asar.
Total ada 140 santri menjadi korban insiden tersebut. Dari jumlah itu, 102 santri berhasil dievakuasi, 1 di antaranya dalam kondisi tewas. Sementara 38 santri lainnya masih belum ditemukan.
Keluarga korban yang datang harap cemas menunggu perkembangan informasi proses evakuasi santri yang masih terjebak. Tampak sejumlah keluarga menangis menunggu proses evakuasi yang dilakukan tim SAR gabungan.
Proses evakuasi dilakukan dengan hati-hati. Tim SAR melakukan penyisiran bangunan yang masih rawan runtuh.
Peristiwa ini terjadi saat dilakukan pengecoran di lantai 2 sejak Senin (29/9) pagi. Diduga pondasi tidak kuat sehingga bangunan dari lantai 2 runtuh hingga lantai dasar.
Keluarga korban ambruknya bangunan musala menangis saat menunggu perkembangan informasi di posko Pondok Pesantren (Ponpes) Al Khoziny, Kecamatan Buduran, Sidoarjo, Jawa Timur, Selasa (30/9/2025). Foto: Trisnadi/AP PHOTO
Tidak ada komentar:
Posting Komentar