Search This Blog

Menanti Kongres PDIP Usai Amnesti untuk Sekjen Hasto

kumparan - #kumparanAdalahJawaban
 
Menanti Kongres PDIP Usai Amnesti untuk Sekjen Hasto
Aug 1st 2025, 08:36 by kumparanNEWS

Ketua Umum DPP PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri bersama jajaran DPP dan kepala daerah yang kader PDIP foto dengan pose salam tiga jari usai pembekalan kepala daerah PDIP hari kedua di Sekolah Partai, Jakarta Selatan, Sabtu (17/5/2025). Foto: Dok. PDIP
Ketua Umum DPP PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri bersama jajaran DPP dan kepala daerah yang kader PDIP foto dengan pose salam tiga jari usai pembekalan kepala daerah PDIP hari kedua di Sekolah Partai, Jakarta Selatan, Sabtu (17/5/2025). Foto: Dok. PDIP

PDI Perjuangan tengah menggelar bimbingan teknis (Bimtek) di Bali, pada 29-1 Agustus. Tapi, pada hari pertama, yakni Selasa (29/7), Bimtek ternyata hanya digelar sehari.

Beberapa elite partai menyebut, semua materi bimtek telah dipaparkan dengan cepat di hari itu.

Tapi, mereka belum pulang. PDIP akan menggelar konsolidasi partai pada Jumat (1/8) hingga Sabtu (2/8).

Sehari sebelum konsolidasi digelar, Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto yang telah divonis 3,5 tahun penjara akibat menyuap komisioner KPU dan terjerat pusaran kasus suap Harun Masiku mendapat amnesti dari Presiden Prabowo. Amnesti adalah menghapuskan hukuman yang dikenakan kepada orang akibat sebuah tindak pidana.

Apakah amnesti Hasto akan berkaitan dengan kongres PDIP?

Berikut rangkuman kumparan

Konsolidasi PDIP Jumat-Sabtu, Sekaligus Kongres

Kongres PDIP awalnya dikabarkan akan digelar pada April atau Mei 2025. Tapi, sampai hari ini, kongres belum digelar.

Lalu, pada momen bimtek ini, PDIP kembali ditanyai terkait peluang kongres. Tapi mereka hanya menjawab singkat: konsolidasi partai.

Ketua DPD PDIP Bali Wayan Koster di Sekretariat DPD PDIP Bali, Jalan Banteng Baru, Kota Denpasar, Kamis (31/7/2025). Foto: Denita BR Matondang/kumparan
Ketua DPD PDIP Bali Wayan Koster di Sekretariat DPD PDIP Bali, Jalan Banteng Baru, Kota Denpasar, Kamis (31/7/2025). Foto: Denita BR Matondang/kumparan

"Enggak, enggak. Konsolidasi supaya partai ini solid," kata Ketua DPD PDIP Bali Wayan Koster, di Sekretariat DPD PDIP Bali di Jalan Banteng Baru, Kota Denpasar, Kamis (31/7).

Konsolidasi akan dihadiri oleh seluruh ketua, sekretaris dan bendahara PDIP seluruh Indonesia. Konsolidasi dilaksanakan di Bali Nusa Dua Convention Center (BNDCC), Nusa Dua, Kabupaten Badung, Bali selama dua hari, Jumat (1/8) sampai dengan Sabtu (2/8).

"(Konsolidasi dilaksanakan) sampai tanggal 2 (Agustus 2025)," kata Koster.

Namun, ketika ditegaskan acara itu juga sekaligus Kongres, Koster tak menjawab. Dia memastikan, tidak ada kongres.

"Belum. Enggak ada kongres," ujar Koster.

PDIP Bicara soal Posisi Sekjen: Tak Ada Faksi, jika Beda Pendapat Dinamika Biasa

Salah satu yang dinanti dari kongres PDIP yang bakal digelar adalah masalah posisi sekjen. Sebab, Sekjen mereka, Hasto Kristiyanto, tersandung kasus hukum.

Ketua DPP PDIP Deddy Yevri Sitorus enggan menanggapi hal tersebut.

"Ya silakan berspekulasi, saya tidak akan menanggapi itu. Setahu saya sebagai orang partai, tidak pernah ada faksi di PDI Perjuangan," kata Deddy di Bali, Kamis (31/7).

Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Pemenangan Pemilu Eksekutif Deddy Yevri Hanteru Sitorus menyampaikan paparannya saat pembekalan kepala daerah terpilih di Lenteng Agung, Jakarta, Rabu (12/2/2025). Foto: Sulthony Hasanuddin/ANTARA FOTO
Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Pemenangan Pemilu Eksekutif Deddy Yevri Hanteru Sitorus menyampaikan paparannya saat pembekalan kepala daerah terpilih di Lenteng Agung, Jakarta, Rabu (12/2/2025). Foto: Sulthony Hasanuddin/ANTARA FOTO

Anggota Komisi II DPR ini menuturkan, PDIP adalah partai yang menjunjung tinggi demokrasi. Sehingga, kata Deddy, perbedaan pendapat di internal partai hal yang lumrah dan tidak bisa disebut sebagai faksi.

"Yang ada adalah demokrasi. Karena perbedaan pendapat akan selalu ada dalam partai politik. Yang enggak boleh beda pendapat itu adalah di militer," ucap Deddy.

"Kalau di partai politik berbeda pendapat harus. Kalau semua sependapat, itu bukan partai politik. Justru kalau partai tidak berdinamika, itu bukan partai, itu adalah kelompok arisan," tambah dia.

Momen Dasco Temui Megawati di Bali Sebelum Umumkan Amnesti Hasto

Wakil Ketua DPR RI sekaligus Ketua Harian DPP Gerindra Sufmi Dasco Ahmad menemui Presiden RI ke-5 yang juga Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri.

Pertemuan itu berlangsung di Bali atau sebelum Dasco bersama Menkum Supratman Andi Agtas, Mensesneg Prasetyo Hadi dan Komisi III DPR, mengumumkan pemberian amnesti kepada Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto dari Presiden Prabowo Subianto.

Ketua Harian Partai Gerindra sekaligus Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad bersama Mensesneg Prasetyo Hadi bertemu Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri Foto: Instagram/ @sufmi_dasco
Ketua Harian Partai Gerindra sekaligus Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad bersama Mensesneg Prasetyo Hadi bertemu Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri Foto: Instagram/ @sufmi_dasco

Dalam momen yang dibagikan Dasco melalui akun Instagram pribadinya, terlihat Megawati ditemani kedua anaknya yang juga Ketua DPP PDIP Prananda Prabowo dan Puan Maharani. Sementara Dasco terlihat ditemani Mensesneg Prasetyo Hadi.

"Merajut Tali Kebangsaan dan Persaudaraan," tulis Dasco, dikutip Kamis (31/7) malam.

Media files:
01jves8ty590gd5h2cb1q2q9fj.jpg image/jpeg,
You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com. By using Blogtrottr, you agree to our policies, terms and conditions.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar