Tersangka R ditampilkan pada saat konpers berlangsung di Mapolresta Pontianak. Foto: Rabiansyah/Hi!Pontianak
Hi!Pontianak - Sejumlah peristiwa terjadi selama sepekan terakhir di Kalimantan Barat. Peristiwa tersebut mulai dari 2 pria curi bibit lele hingga pensiunan ASN jadi tersangka korupsi.
Berikut Kalbar Sepekan yang dihimpun tim Hi!Pontianak:
1. Panjat Pagar, 2 Pria di Pontianak Curi Bibit Lele Senilai Rp 25 Juta
Dua pelaku pencurian bibit lele di Jalan Perdana, Gang Perdana Mandiri, Kelurahan Parit Tokaya, Kecamatan Pontianak Selatan IY (16) dan MA (21) berhasil diamankan Tim Macan Selatan, kejadian tersebut terjadi Rabu 20 Agustus 2025 sekitar pukul 00.30 WIB.
Kasi Humas Polresta Pontianak, AKP Wagitri bilang kedua pelaku masuk ke kolam pembibitan ikan lele dengan cara memanjat pagar. Kemudian pelaku merusak kolam terpal ikan serta mengambil indukan lele.
"Terdapat juga pelaku mengambil mesin chainsaw dan mesin gerindra atas kejadian tersebut korban mengalami kerugian Rp 25 juta," jelasnya.
2. Laporkan Sopir Gelapkan Uang, Pensiunan ASN di Pontianak Jadi Tersangka Korupsi
Bermula dari melaporkan sopirnya atas tuduhan penggelapan uang, pensiunan ASN di Pontianak, Kalimantan Barat jadi tersangka korupsi dengan menerima gratifikasi sebesar Rp 2,3 miliar. R resmi ditetapkan sebagai tersangka pada Rabu, 20 Agustus 2025.
"Terungkapnya kasus ini bermula dari R yang melaporkan sopir pribadinya ke Polresta atas dugaan penggelapan uang yang disimpan di rekening sopirnya tersebut. Dari laporan inilah kemudian terungkap dugaan pencucian uangnya," ungkap Kasat Reskrim Polresta Pontianak, Kompol Wawan Darmawan pada Rabu, 20 Agustus 2025.
Kompol Wawan bilang, tersangka sejak Mei 2018 sampai dengan Juni 2021 telah menerima aliran dana dari rekannya, YF, yang saat itu selaku Konsultan Individual Ahli Perumahan dan Konsultan Manajemen Provinsi, sebagai imbalan proyek yang diberikan tersangka kepada YF.
Sepasang kekasih berinisial SI (38) dan AN (34) ingin mengirimkan sabu melalui ekspedisi kargo Bandara Supadio, Kubu Raya yang disamarkan melalui paket kue. Alhasil, keduanya berhasil ditangkap di sebuah rumah di kawasan Pontianak Utara oleh Tim Labubu Satres Narkoba Polres Kubu Raya.
"Keduanya diketahui kompak menjalankan bisnis haram narkotika lintas provinsi. Kasus ini bermula dari kecurigaan petugas kargo Bandara Supadio, Kubu Raya, terhadap sebuah paket mencurigakan yang hendak dikirim ke luar Kalimantan Barat, Rabu 13 Agustus 2025. Saat diperiksa, kotak yang berisikan camilan ditemukan sabu seberat 3,47 gram bruto yang dikemas rapi," jelas Kasat Narkoba Polres Kubu Raya, AKP Sagi, melalui Kasubsie Penmas, Aiptu Ade, Sabtu, 23 Agustus 2025.
Aiptu Ade bilang temuan itu langsung dilaporkan ke Polres Kubu Raya. Tim Labubu pun bergerak cepat melakukan penyelidikan intensif. Penelusuran mendalam membawa Tim Labubu pada targetnya. SI dan AN berhasil diamankan, dan fakta yang tersingkap kian mengejutkan, pasangan kekasih ini telah berulang kali mengedarkan narkoba lintas provinsi dengan modus kreatif menyelipkan sabu dalam paket kue.
4. Viral Warga Sanggau Temukan Mayat Petani di Jalan, Polisi: Bukan Korban Kriminal
Sempat viral warga Dusun Bungkang, Kecamatan Sekayam, Kabupaten Sanggau temukan mayat petani di pinggir jalan pada Senin, 18 Agustus 2025 sekitar pukul 10.00 WIB. Polisi ungkap, YB (39), bukan korban kriminal melainkan karena pecah pembuluh darah akibat dari penyakit bawaan yang dideritanya.
"Menurut keterangan saksi yang melewati lokasi sekitar pukul 09.00 WIB, ia melihat korban dalam kondisi lemah di tepi jalan dengan darah keluar dari hidung dan mulutnya. Dari hasil pemeriksaan dokter, tidak ditemukan adanya tanda kekerasan mau pun bekas luka akibat kecelakaan lalu lintas. Penyebabnya, pecah pembuluh darah akibat penyakit bawaan yang diderita korban. Ini diperkuat dengan adanya riwayat sakit dalam yang pernah dialami korban," ungkap Kapolsek Sekayam, Iptu Junaifi pada Selasa, 19 Agustus 2025.
5. Pohon Palem Disenggol Bucket Ekskavator, Tumbang hingga Tewaskan Warga Mempawah
Seorang warga di Kelurahan Tengah, Kecamatan Mempawah Hilir, Kabupaten Mempawah, meninggal dunia ditimpa pohon palem di dekat lokasi pembangunan jembatan pada Sabtu, 23 Agustus 2025.
Terkait kronologi peristiwa tersebut, Kasat Reskrim Polres Mempawah, AKP Muhammad Ginting, menjelaskan berdasarkan keterangan saksi korban menyeberang jalan raya untuk melayat di rumah tetangga yang berseberangan dengan rumahnya sekitar pukul 08.20 WIB.
"Kemudian selepas dari melayat, korban mendatangi lokasi pekerjaan jembatan untuk memberitahukan kepada pekerja untuk melakukan istirahat sejenak dikarenakan di seberang pembangunan jembatan ada yang meninggal dunia," ungkapnya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar