Foto: ANTARA FOTO/Wahyu Putro AFoto: ANTARA FOTO/Wahyu Putro AFoto: ANTARA FOTO/Wahyu Putro AFoto: ANTARA FOTO/Wahyu Putro A
Sendratari Ramayana dengan latar belakang Candi Prambanan yang mempesona berhasil menghibur wisatawan domestik dan mancanegara, saat para penari membawakan kisah epik Ramayana di Sleman, Yogyakarta, Kamis (30/7).
Pentas dimulai dengan suara alunan gamelan, diiringi ratusan penari profesional mempersembahkan sebuah drama tari Ramayana tanpa dialog.
Kisah bermula dari penculikan Dewi Sinta oleh Rahwana, lalu berlanjut melalui pengorbanan Hanoman, hingga akhirnya penyelamatan oleh Sang Rama.
Suasana malam dipenuhi tepuk tangan gemuruh saat adegan klimaks tiba, Rama bersatu kembali dengan Sinta setelah perjalanan panjang penuh perjuangan.
Pentas klasik yang dimulai pada 1961 menghadirkan kembali kekayaan budaya Jawa dalam konteks modern, sekaligus memperkuat Candi Prambanan sebagai destinasi budaya kelas dunia.
Penari mementaskan fragmen Sendratari Ramayana berlatar belakang Candi Prambanan di Sleman, DI Yogyakarta, Kamis (30/7/2025). Foto: ANTARA FOTO/Wahyu Putro A
Tidak ada komentar:
Posting Komentar