Search This Blog

Aktivitas Sesar Lembang Meningkat, Warga Diminta Waspada

kumparan - #kumparanAdalahJawaban
 
Aktivitas Sesar Lembang Meningkat, Warga Diminta Waspada
Aug 17th 2025, 07:59 by kumparanNEWS

Foto udara Gunung Batu yang merupakan bagian dari Sesar Lembang di Pasirwangi, Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, Minggu (7/3/2021). Foto: Raisan Al Farisi/ANTARA FOTO
Foto udara Gunung Batu yang merupakan bagian dari Sesar Lembang di Pasirwangi, Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, Minggu (7/3/2021). Foto: Raisan Al Farisi/ANTARA FOTO

BMKG menyebut aktivitas Sesar Lembang di Jawa Barat mengalami peningkatan dalam beberapa waktu terakhir. Hal ini harus diwaspadai.

Sesar ini membentang dari timur hingga barat dan memiliki panjang sekitar 29 kilometer mulai dari Kabupaten Bandung sampai Kabupaten Bandung Barat.

"Hasil monitoring BMKG, sejak 24 Juli 2025 Sesar Lembang mengalami peningkatan aktivitas kegempaan, khususnya Segmen Cimeta (barat) yang dirasakan warga: (1) M1,8 - 24 Juli 2025 (2) M2,1 - 28 Juli 2025 (3) M1,9 - 14 Agus. 2025 dan (4) M1,8 - 15 Agus. 2025," kata Kepala Gempa Bumi dan Tsunami BMKG Daryono dalam keterangannya, Minggu (17/8).

Ia menjelaskan, para pakar selalu mengingatkan bahaya Sesar Lembang bukan tidak berdasar. Baik pakar geologi (tektonik), geodesi (dinamika kerak bumi), seismologi (gempa) mengamini itu semua.

"BMKG membuktikan bahwa Sesar Lembang adalah sesar aktif yang patut diwasapadai."

Peta seismik Sesar Lembang. Foto: Dok. BMKG
Peta seismik Sesar Lembang. Foto: Dok. BMKG

Ia menjelaskan, waspada terhadap sesar aktif itu upaya konkretnya (tindakan nyata dan terukur yang dilakukan untuk mencapai tujuan tertentu. Yaitu aman dan selamat dari gempa) adalah dengan memastikan bangunannya aman, tahan gempa (dengan struktur yang kuat dengan besi tulangan-serta mengancu building code-aturan bangunan tahan gempa).

"Atau ramah gempa (karena bahan bangunan berbahan ringan dari bahan kayu dan bambu yang didesain menarik sehingga fleksibel saat terjadi gempa)."

Masyarakat juga bisa lebih siap dalam menata interior rumah supaya tidak membahayakan saat terjadi guncangan gempa, mengupayakan perabotan dan furnitur dalam rumah dapat dijadikan sebagai tempat berlindung saat gempa.

"Juga menyiapkan diri dengan latihan cara melindungi diri selama terjadi gempa (jatuhkan tangan dan lutut ke tanah atau lantai-lindungi kepala dan leher di bawah perabotan yang kokoh-berpegangan erat pada tempat berlindung)," urainya.

"Menyediakan peralatan untuk selamat, serta memahami keterampilan cara selamat dan bertindak tepat saat guncangan gempa terjadi. Selanjutnya dapat keluar rumah jika guncangan kuat gempa sudah reda," tutup dia.

Media files:
01j039ky0r3vf2dbjjjbb4kr33.jpg image/jpeg,
You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com. By using Blogtrottr, you agree to our policies, terms and conditions.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar