Search This Blog

Tito: Pengawasan Polri Harus Kuat Agar Tak Abuse of Power

kumparan - #kumparanAdalahJawaban
 
Tito: Pengawasan Polri Harus Kuat Agar Tak Abuse of Power
Jul 16th 2025, 13:41 by kumparanNEWS

Mendagri Tito Karnavian dalam kegiatan Rapat Koordinasi Pengawasan di Discovery Ancol, Jakarta, Rabu (16/7/2025). Foto: Rachmadi Rasyad/kumparan
Mendagri Tito Karnavian dalam kegiatan Rapat Koordinasi Pengawasan di Discovery Ancol, Jakarta, Rabu (16/7/2025). Foto: Rachmadi Rasyad/kumparan

Menteri Dalam Negeri yang juga menjabat Wakil Ketua Kompolnas, Tito Karnavian, menyebut Polri merupakan lembaga kepolisian tersentralisasi paling besar nomor dua di dunia dengan jumlah 464 ribu personel. Dengan angka tersebut, Polri mesti menjalankan tugas untuk menjangkau 285 juta masyarakat Indonesia.

"Kepolisian nomor dua terbesar di dunia, dan harus menangani, mengamankan menjalankan tugas kepolisian di negara penduduk 4 terbesar di dunia," kata dia dalam kegiatan Rapat Koordinasi Pengawasan Kompolnas Tahun 2025 di Discovery Ancol, Jakarta Utara, pada Rabu (16/7).

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian menjawab pertanyaan wartawan di Kampus IPDN, Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Senin (23/6/2025). Foto: Alya Zahra/kumparan
Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian menjawab pertanyaan wartawan di Kampus IPDN, Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Senin (23/6/2025). Foto: Alya Zahra/kumparan

Mantan Kapolri itu menilai tugas Polri tidaklah mudah. Banyak persoalan internal dan eksternal yang muncul. Maka dari itu, Tito menilai diperlukan pengawasan yang ketat agar tak terjadi pelanggaran yang dilakukan oleh Polri. Itwasum Polri, Kompolnas, bahkan pengguna media sosial mesti berkolaborasi untuk mengawasi.

"Permasalahan kepolisian yang ditangani oleh kepolisian itu sangat kompleks baik internal maupun eksternal. Oleh karena itulah perlu unsur pengawasan yang kuat supaya tidak terjadi pelanggaran atau terjadi abuse of power," ucap dia.

Suasana upacara HUT Bhayangkara ke-79 di Monumen Nasional (Monas), Jakarta, Selasa (1/7/2025).   Foto: Iqbal Firdaus/kumparan
Suasana upacara HUT Bhayangkara ke-79 di Monumen Nasional (Monas), Jakarta, Selasa (1/7/2025). Foto: Iqbal Firdaus/kumparan

Melalui pengawasan yang ketat, sambung Tito, Polri diharapkan lebih responsif dalam menegakkan hukum dan menjaga situasi Kamtibmas sebagaimana tertuang dalam Undang-Undang Kepolisian Nomor 2 Tahun 2002.

"Saya berharap dengan kolaborasi ini, mekanisme preventif ini akan bisa menekan angka pelanggaran dan layanan publik yang lebih baik pada masyarakat dalam bidang penegakan hukum, kemudian pemulihan Kamtibmas," kata dia.

Media files:
01jz22dyaxn3tzz6nbwnnj13aa.jpg image/jpeg,
You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com. By using Blogtrottr, you agree to our policies, terms and conditions.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar