Search This Blog

Suami di Malang Tusuk Istri hingga Tewas, lalu Gantung Diri

kumparan - #kumparanAdalahJawaban
 
Suami di Malang Tusuk Istri hingga Tewas, lalu Gantung Diri
Jul 23rd 2025, 11:47 by kumparanNEWS

Catatan Redaksi: Bunuh diri bukan jalan keluar, segera cari pertolongan atau klik www.healing119.id

Polisi melakukan olah TKP seorang perempuan bernama Iin Handayani (39 tahun), ditemukan tewas dengan sejumlah luka tusuk di tubuhnya di Dusun Tegalrejo, Desa Ketindan, Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang, Selasa (22/7).   Foto: Dok. Polres Malang
Polisi melakukan olah TKP seorang perempuan bernama Iin Handayani (39 tahun), ditemukan tewas dengan sejumlah luka tusuk di tubuhnya di Dusun Tegalrejo, Desa Ketindan, Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang, Selasa (22/7). Foto: Dok. Polres Malang

Iin Handayani (39 tahun), seorang perempuan di Dusun Tegalrejo, Desa Ketindan, Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang, Jawa Timur, ditemukan tewas dengan sejumlah luka tusuk di tubuhnya. Korban ditemukan oleh orang tuanya yang tinggal satu rumah dalam kondisi tak bernyawa di kamarnya pada Selasa (22/7).

Korban diduga dibunuh oleh suaminya bernama Arik Wicaksono (41 tahun) yang juga ditemukan gantung diri di kamar belakang rumahnya.

Kasi Humas Polres Malang, AKP Bambang Subinajar, membenarkan adanya kejadian tersebut. Ia mengatakan, peristiwa ini diduga dipicu pertengkaran rumah tangga.

"Iya benar, saat ini kami tengah menangani laporan dugaan kekerasan dalam rumah tangga yang mengakibatkan korban meninggal dunia. Dugaan awal pelaku adalah suaminya sendiri," kata Bambang saat dikonfirmasi, Rabu (23/7).

Suasana tempat kejadian perkara (TKP) seorang perempuan bernama Iin Handayani (39 tahun), ditemukan tewas dengan sejumlah luka tusuk di tubuhnya di Dusun Tegalrejo, Desa Ketindan, Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang, Selasa (22/7).   Foto: Dok. Polres Malang
Suasana tempat kejadian perkara (TKP) seorang perempuan bernama Iin Handayani (39 tahun), ditemukan tewas dengan sejumlah luka tusuk di tubuhnya di Dusun Tegalrejo, Desa Ketindan, Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang, Selasa (22/7). Foto: Dok. Polres Malang

Bambang menyampaikan, dari hasil penyelidikan awal, keduanya bertengkar sejak malam sebelumnya.

"Saat itu, Arik disebut meminta izin untuk meminjam sepeda motor, namun tidak diberikan oleh sang istri," ucapnya.

Keesokan harinya, korban sempat berpamitan hendak berjualan di sekolah. Namun kembali masuk ke dalam rumah untuk mengambil tas yang tertinggal. Beberapa saat kemudian, orang tua korban mendengar suara rintihan dari dalam kamar.

"Saat diperiksa menemukan Iin tergeletak di kamar anak dalam kondisi berselimut, dengan luka tusuk di beberapa bagian tubuh. Sementara Arik ditemukan tergantung di kamar belakang," jelasnya.

Polisi melakukan olah TKP seorang perempuan bernama Iin Handayani (39 tahun), ditemukan tewas dengan sejumlah luka tusuk di tubuhnya di Dusun Tegalrejo, Desa Ketindan, Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang, Selasa (22/7).   Foto: Dok. Polres Malang
Polisi melakukan olah TKP seorang perempuan bernama Iin Handayani (39 tahun), ditemukan tewas dengan sejumlah luka tusuk di tubuhnya di Dusun Tegalrejo, Desa Ketindan, Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang, Selasa (22/7). Foto: Dok. Polres Malang

"Korban sempat dibawa ke RSUD Lawang, namun dinyatakan meninggal dunia sesaat setelah tiba di rumah sakit," lanjutnya.

Polisi kemudian melakukan olah TKP dan mengamankan sejumlah barang bukti berupa dua pisau, dan tiga ponsel.

Saat ini, Satreskrim Polres Malang masih mendalami lebih lanjut terkait kasus tersebut.

"Kami akan melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan motif dan kronologi secara utuh. Dugaan sementara memang mengarah pada kekerasan dalam rumah tangga yang berujung pembunuhan, disusul tindakan bunuh diri pelaku," ujarnya.

Media files:
01k0ts55xtw4bw2qy5gxh9wdw8.jpg image/jpeg,
You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com. By using Blogtrottr, you agree to our policies, terms and conditions.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar