Presiden ketujuh Joko Widodo saat ditemui di Solo, Jawa Tengah, Jumat (18/7/2025). Foto: kumparan
Presiden ke-7 Jokowi buka suara terkait Upacara HUT ke-80 RI yang digelar di Jakarta, bukan di Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kaltim seperti pada HUT ke-79 RI saat dia berkuasa.
Eks kader PDIP ini mengatakan, apa pun keputusan pemerintah harus didukung.
"Semua keputusan pemerintah, kita harus dukung," ujar Jokowi di kediamannya di Solo, Jumat (18/7).
Jokowi yang masih dalam tahap penyembuhan dari alergi kulitnya ini menegaskan, keputusan HUT ke-80 RI di Jakarta pastinya sudah dipertimbangkan matang oleh Presiden Prabowo Subianto.
"Karena pasti sudah melakukan pertimbangan-pertimbangan yang matang," kata Jokowi yang mengenakan peci dan kemeja putih ini.
Lebih jauh, ketika ditanya apakah dirinya diundang menghadiri upacara HUT ke-80 RI di Jakarta, Jokowi hanya menjawab singkat.
"Wah masih lama, masih sebulanan," jawab ayah dari Wapres Gibran Rakabuming Raka ini.
Prabowo Subianto mendampingi Presiden RI Jokowi dalam Upacara Penurunan Bendera Negara Sang Merah Putih pada Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-79 RI di Istana Garuda Ibu Kota Nusantara (IKN) Penajam Paser Utara Kalimantan Timur, Sabtu (17/8/2024). Foto: Dok. Istimewa
Perayaan HUT ke-80 ini berbeda dengan tahun 2024 yang digelar di Jakarta dan IKN. Hal ini disampaikan Wakil Menteri Sekretaris Negara Juri Ardiantoro.
"Yang upacara, upacara detik-detik proklamasi, akan dilaksanakan di Jakarta," kata Juri.
Meski begitu, upacara tetap akan digelar pula di kawasan IKN. Namun pelaksanaannya akan menjadi tanggung jawab pihak Otorita IKN.
"Di IKN sebagai kantor juga akan ada upacara, jadi otoritas IKN akan juga menyelenggarakan upacara," ujar Juri.
Saat ditanya mengapa upacara utama belum dipindahkan ke IKN, Juri menegaskan bahwa pemerintah masih memprioritaskan proses pembangunan kawasan tersebut.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar