Search This Blog

Israel Bom Sekolah hingga Kafe di Gaza, 95 Orang Tewas

kumparan - #kumparanAdalahJawaban
 
Israel Bom Sekolah hingga Kafe di Gaza, 95 Orang Tewas
Jul 1st 2025, 10:12 by kumparanNEWS

Warga Palestina yang terluka mencari barang-barang yang bisa diselamatkan di antara puing-puing yang hancur Foto: Eyad BABA / AFP
Warga Palestina yang terluka mencari barang-barang yang bisa diselamatkan di antara puing-puing yang hancur Foto: Eyad BABA / AFP

Tentara Israel mengebom sekolah, kafe dan tempat distribusi pangan di Gaza, pada Senin (30/6). Serangan Israel menewaskan 95 warga Palestina.

Sebagian besar korban serangan pada Senin itu berada di Gaza City dan sebelah utara Gaza.

Keterangan saksi mata kafe yang diserang Israel adalah Al-Baqa di sebelah utara. Serangan itu menyebabkan puluhan korban jiwa.

Salah satu korban jiwa serangan di kafe adalah jurnalis Ismail Abu Hatab. Sejumlah perempuan dan anak-anak yang sedang berada di kafe tesebut juga masuk daftar korban jiwa dan luka.

Saksi lainnya, Yahya Sharif, mengungkap serangan bom itu dilakukan oleh pesawat tempur Israel.

"Kami melihat warga yang hancur berkeping-keping," ucap Sharif seperti dikutip dari Al-Jazeera.

"Tempat ini tidak terkait siapa pun, tidak terasosiasi dengan politik atau militer. Tempat ini penuh dengan anak-anak yang sedang merayakan pesta ulang tahun," sambung dia.

Laporan jurnalis Al-Jazeera, kafe yang diserang saking besarnya ledakan terdapat kawah di sana. Tidak ada peringatan sebelum kafe tersebut diserang.

Adapun di hari yang sama Israel menargetkan serangan ke Sekolah Yafa di Gaza City. Bangunan sekolah kini dipakai tempat penampungan warga.

Sejak perang Gaza pecah pada 2023 Israel kerap menargetkan fasilitas umum di Gaza termasuk rumah sakit dan sekolah. Ahli dari PBB menyebut Israel sengaja ingin merusak fasilitas kesehatan dan kemanusiaan di Gaza.

Media files:
01jpm5g5czj5qrxe52x0fdtaeh.jpg image/jpeg,
You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com. By using Blogtrottr, you agree to our policies, terms and conditions.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar