Search This Blog

Lampung Ajukan Perluasan Kawasan Industri, Dorong Hilirisasi Komoditas Lokal

kumparan - #kumparanAdalahJawaban
 
Lampung Ajukan Perluasan Kawasan Industri, Dorong Hilirisasi Komoditas Lokal
Jun 28th 2025, 15:43 by Lampung Geh

Lampung Ajukan Perluasan Kawasan Industri, Dorong Hilirisasi Komoditas Lokal
Lampung Ajukan Perluasan Kawasan Industri, Dorong Hilirisasi Komoditas Lokal

Lampung Geh, Jakarta - Pemerintah Provinsi Lampung mengajukan permohonan dukungan kepada Kementerian Perindustrian Republik Indonesia terkait percepatan perluasan kawasan industri di Lampung.

Hal ini disampaikan langsung oleh Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal dalam audiensi bersama Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita di Jakarta, pada Sabtu (28/6).

Dalam pertemuan tersebut, Gubernur Mirza memaparkan bahwa Lampung memiliki potensi besar dalam pengembangan industri hilir, terutama berbasis komoditas unggulan daerah seperti gabah, jagung, singkong, karet, kopi, dan cokelat.

"Kami berharap Lampung dapat menjadi prioritas nasional dalam pengembangan kawasan hilirisasi industri pangan. Dengan dukungan Kementerian Perindustrian, kami optimistis akan semakin banyak investor masuk ke sektor industri turunan, seperti industri sorbitol dari singkong dan produk-produk olahan lainnya," ujar Gubernur Mirza.

Ia menambahkan, percepatan perluasan kawasan industri menjadi langkah strategis untuk memperkuat ekosistem industri di daerah, memperluas pasar, dan membuka lebih banyak lapangan kerja.

"Perluasan kawasan industri menjadi penting agar transformasi ekonomi berbasis industri di daerah dapat berjalan secara menyeluruh dan berkelanjutan," tegasnya.

Pemprov Lampung juga telah melaksanakan berbagai kebijakan konkret yang mendukung tata kelola komoditas dan hilirisasi, antara lain:

1. Penetapan harga dasar gabah dan pengendalian distribusinya,

2. Penetapan harga dasar ubi kayu,

3. Bantuan alat pertanian modern seperti dryer, combine harvester, rice milling unit, dan pupuk organik cair,

4. Pembangunan silo sebagai fasilitas penyimpanan dan distribusi hasil pertanian.

Gubernur Mirza menjelaskan, kebijakan-kebijakan tersebut merupakan bagian dari strategi membenahi tata niaga pertanian dan mempercepat proses hilirisasi agar hasil produksi lokal memiliki nilai tambah di daerah.

Audiensi ini turut dihadiri dari pihak Kementerian Perindustrian antara lain Sekretaris Jenderal Eko S.A. Cahyanto, Dirjen Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi dan Elektronika (ILMATE) Setia Diarta, Dirjen Ketahanan, Perwilayahan dan Akses Industri Internasional (KPAII) Tri Supondi, serta Direktur Industri Makanan, Hasil Laut, dan Perikanan, Dian Arneta.

Sementara dari jajaran Pemerintah Provinsi Lampung, Gubernur didampingi oleh Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan serta Kepala Dinas Perdagangan Provinsi Lampung. (Cha/Put)

Media files:
01jytv73anqmy427xzk753d2g2.jpg image/jpeg,
You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com. By using Blogtrottr, you agree to our policies, terms and conditions.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar