Search This Blog

Lansia di Surabaya Dilaporkan ke Polisi karena Diduga Cabuli Wanita Disabilitas

kumparan - #kumparanAdalahJawaban
 
Lansia di Surabaya Dilaporkan ke Polisi karena Diduga Cabuli Wanita Disabilitas
May 22nd 2025, 13:59 by kumparanNEWS

Ilustrasi pencabulan. Foto: Nunki Lasmaria Pangaribuan/kumparan
Ilustrasi pencabulan. Foto: Nunki Lasmaria Pangaribuan/kumparan

Seorang lansia berinisial MS (65 tahun) warga Surabaya dilaporkan ke Polres Pelabuhan Tanjung Perak atas dugaan pencabulan. Korban seorang wanita disabilitas berusia 26 tahun yang merupakan tetangganya sendiri.

Laporan itu dilayangkan pada 16 Mei 2025 dan telah diterima SPKT dengan nomor laporan STPL/B/312/V/2025/SPKT/Polres Pelabuhan Tanjung Perak/Polda Jatim.

Kuasa hukum korban, Kukuh Setya, mengatakan dugaan pencabulan ini bermula saat korban hendak menyewa sepeda listrik dari MS.

Lalu, MS diduga mengiming-imingi korban uang sebesar sebesar Rp 10 ribu dan pada saat itulah dugaan pencabulan terjadi.

"Jadi awalnya dia (korban) bercerita terhadap pengurus kampung. Menceritakan bahwasannya dicabuli, bahkan dengan isyarat tangannya (menyampaikan dengan bahasa isyarat). Korban diberi uang Rp 10.000 oleh terduga pelaku dan saat itulah dugaan persetubuhan tersebut terjadi," kata Kukuh saat dikonfirmasi, Kamis (22/5).

Kukuh lalu mencoba mengklarifikasi kepada MS. "Jadi kita klarifikasi, terduganya ini mengakui bahwa melakukan perbuatan tersebut. Atas dasarnya dia berdalih suka sama suka," ucapnya.

"Logikanya, anak seperti ini (berkebutuhan khusus) tidak bisa merasakan suka," tambahnya.

Sementara itu, Kasi Humas Polres Pelabuhan Tanjung Perak, Iptu Suroto, membenarkan adanya laporan dugaan pencabulan tersebut. Saat ini pihaknya masih mendalami kasus itu.

"Benar ada laporan itu. Saat ini masih dilakukan penyelidikan lebih lanjut," kata Suroto.

Media files:
iotvgvmtfrl5beipw3vz.jpg image/jpeg,
You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com. By using Blogtrottr, you agree to our policies, terms and conditions.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar