PT ASDP Indonesia Ferry menyerahkan bantuan 30 unit media tanam terumbu karang senilai Rp 50 juta di Labuan Bajo. Foto: Nadia Riso/kumparan
PT ASDP Indonesia Ferry menyerahkan bantuan 30 unit media tanam terumbu karang senilai Rp 50 juta sebagai komitmen menjaga kelestarian ekosistem laut wilayah timur Indonesia. Kegiatan ini merupakan kolaborasi antara ASDP dan Perkumpulan Bakti Tunas Negeri (BTS).
Seremoni penyerahan bantuan dan penanaman terumbu karang secara simbolis digelar di Plataran Labuan Bajo. Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry, Heru Widodo, mengatakan kegiatan ini adalah upaya yang dilakukan perusahaannya untuk melestarikan biota laut.
"Termasuk kita juga ingin terumbu karang kita ini bisa tumbuh kembang dengan baik. Karena kita tahu bahwa Labuan Bajo ini menarik wisatawan dunia bukan hanya karena komodonya, tapi juga karena memang ada ekosistem laut yang luar biasa," kata Heru kepada wartawan, Kamis (22/5) lalu.
Penanaman terumbu karang dilakukan karena bisnis ASDP berada di jalur air seperti sungai, danau, dan lautan. ASDP ingin bertanggung jawab dengan melestarikan biota laut yang sering dilewati oleh kapal-kapal ASDP.
"ASDP merupakan komunitas perairan, bukan hanya di sungai dan danau tapi juga ada lintasan lautnya. Tentu ASDP juga harus bertanggung jawab atas keberlangsungan ekosistem yang ada di laut," ungkapnya.
PT ASDP Indonesia Ferry menyerahkan bantuan 30 unit media tanam terumbu karang senilai Rp 50 juta di Labuan Bajo. Foto: Nadia Riso/kumparan
Apalagi, lanjut Heru, daya tarik Labuan Bajo selain komodo adalah ekosistem bawah lautnya yang memang harus dijaga.
"Nah, ASDP memberikan bantuan TJSL dalam bentuk penanaman terumbu karang senilai Rp 50 juta. Dan kami berharap BTN juga membantu untuk melestarikan, membantu untuk merawatnya, bukan hanya sekadar kita menanamnya tapi juga kadang-kadang kita merawatnya ini agak sulit," ujarnya.
"Oleh karena itu melalui komitmen kita bersama, ASDP dan seluruh stakeholder kami ingin memberikan warisan kepada anak cucu kita, sehingga anak cucu kita nanti mampu menikmati apa yang hari ini kita tanam dan bahkan kami berharap anak cucu kita nanti ini juga mewarisi apa yang hari ini kita lakukan," lanjutnya.
Kegiatan CSR ini sudah berjalan 3 tahun sejak tahun 2022. Heru juga berterima kasih kepada Perkumpulan Bakti Tunas Negeri atas komitmennya menjaga, merawat, dan mengembangkan terumbu karang sehingga ekosistem bawah laut terjaga dan berkembang.
"Saya berharap seluruh masyarakat, seluruh stakeholder juga membantu kita semuanya untuk ikut program, ikut andil dalam kegiatan ini sehingga biota laut kita bisa kita lestarikan enggan cukup baik," pungkasnya.
PT ASDP Indonesia Ferry menyerahkan bantuan 30 unit media tanam terumbu karang senilai Rp 50 juta di Labuan Bajo. Foto: Nadia Riso/kumparan
Ini merupakan komitmen lingkungan berkelanjutan yang dilakukan ASDP dan turut mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), di antaranya SDGs nomor 13 tentang Penanganan Perubahan Iklim dan nomor 14 tentang Ekosistem Lautan.
Sebelumnya, ASDP juga melakukan penanaman 5 ribu pohon mangrove di Tangerang dan Lombok Timur. Program ini berkontribusi pada penyerapan emisi karbon sebesar 1.116 ton karbon dioksida ekuivalen (tCO₂e) serta membantu pemulihan ekosistem pesisir sebagai habitat alami berbagai jenis flora dan fauna.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar