Mar 11th 2025, 12:17, by Yulia Ramadhiyanti, Hi Pontianak
Wakil Ketua DPRD Kota Pontianak, Bebby Nailufa. Foto: Yulia Ramadhiyanti/Hi!Pontianak
Hi!Pontianak - Wakil Ketua DPRD Kota Pontianak, Bebby Nailufa minta Satpol PP untuk gencarkan razia usai insiden hidung balita berusia 2 tahun sobek terkena tali layangan.
"Kemarin juga saya ada silaturahmi kepada PLN, memang pihak PLN menitip pesan kepada Pemerintah Kota Pontianak untuk selalu Satpol PP siaga," ungkap Bebby pada Senin, 10 Maret 2025.
Bebby juga mengingatkan masyarakat dan komunitas pecinta permainan layangan untuk lebih sadar dan tahu konsekuensi bermain layangan dengan menggunakan kawat.
"Masyarakat-masyarakat, komunitas pecinta layangan ini lebih tahu bahwa konsekuensi dari permainan layang-layang menggunakan kawat ini kan cukup membahayakan. Pertama merugikan investasi yang ada di Kota Pontianak. Kemudian pabrik-pabrik, kawan-kawan pengusaha alat-alat rusak dan kemudian masyarakat Kota Pontianak apa lagi bagi masyarakat yang kebetulan terkena ini ndak mampu. Seperti ananda kita yang kemarin juga hidungnya sampai menggalang dana. Siapa yang bertanggung jawab ketika kejadian ini terjadi," tambahnya.
Sebelumnya, seorang balita berusia 2 tahun terpaksa menjalani operasi karena bagian pipi dan hidungnya terkena tali layangan. Orang tua korban yang mencari uang dengan berjualan gorengan harus menanggung biaya operasi hingga belasan juta rupiah.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar