Pameran foto dan arsip di Museum AK Gani Kota Palembang/Anyelir.
Museum Nasional AK Gani Kota Palembang yang berada di Jalan Mangkunegara, Sako, menggelar pameran foto dan koleksi lainnya dalam hari peringatan perang 5 hari 5 malam.
Tak hanya foto yang dipamerkan, namun juga ada arsip dokumen yang dipajang di dinding museum, lalu terdapat seragam dan benda-benda bersejarah yang digunakan pada saat perang dahulu.
Kepala Museum AK Gani sekaligus putri dari pahlawan Dr. Adnan Kapau Gani, Priyanti Gani, menjelaskan bahwa jumlah koleksi peninggalan ayahnya yaitu sebanyak 3.500 koleksi.
"Koleksi di sini sekitar 3.500 koleksi termasuk buku-buku, lukisan, barang dan foto" ujarnya.
Ia juga menjelaskan kenangannya bersama ayahanda yang telah meninggal sejak ia berusia 4 tahun. Priyanti bilang bahwa dulu sang ayah sempat menceritakan masa di mana ia menghadapi perang 5 hari 5 malam sampai dijuluki sebagai Sudirman dari Sumatera.
"Ayah sempat cerita bahwa dulu melihat peluru sudah menjadi makanan setiap hari," katanya.
Museum yang berdiri sejak tahun 2004 ini merupakan gerakan Priyanti dan teman-teman sejarawan Kota Palembang yang dibantu dengan Museum Balaputra Dewa dan Museum Subkoss Garuda Sriwijaya yang sempat menjadi markas Dr. AK Gani pada masa perang 5 hari 5 malam.
"Pendirian Museum AK Gani ini dibantu dengan museum Balaputra Dewa dan Museum Subkoss yang dulu adalah markas," ujarnya.
Pameran foto ini bertujuan untuk membangkitkan rasa nasionalisme dan patriotisme para generasi muda. Kegiatan ini juga sekaligus menyambut hari ulang tahun ke-78 Kementerian Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas).
Tidak ada komentar:
Posting Komentar