Jan 26th 2025, 14:51, by Dicky Adam Sidiq, kumparanSPORT
Indonesia Masters 2025 menjadi turnamen terakhir bagi ganda putra Indonesia Mohammad Ahsan dan Hendra Setiawan. Foto: Jamal Ramadhan/kumparanSayangnya, mereka tidak melaju ke partai final. Foto: Jamal Ramadhan/kumparanPasangan yang dijuluki The Daddies itu mendapatkan momen spesial dalam acara perpisahan bertajuk Tribute to The Daddies jelang laga final Indonesia Masters 2025 di Istora Senayan, Jakarta, Minggu (26/1). Foto: Jamal Ramadhan/kumparanRibuan pecinta bulu tangkis di Istora menjadi saksi laga perpisahan ganda putra legendaris Indonesia. Foto: Jamal Ramadhan/kumparanKeduanya menghadapi Kevin Sanjaya yang berpasangan dengan juara dunia 2023, Seo Seung Jae dari Korea Selatan. Foto: Jamal Ramadhan/kumparanKehadiran dua pasangan itu disambut tepuk tangan meriah di momen emosional bagi Hendra/Ahsan. Foto: Jamal Ramadhan/kumparanDua pelatih ganda putra Indonesia, Herry IP dan Aryono juga memeriahkan momen laga perpisahan tersebut. Foto: Jamal Ramadhan/kumparanUsai bertanding, Hendra/Ahsan memutari tribun Istora Senayan. Foto: Jamal Ramadhan/kumparanMereka menyapa para penggemarnya hingga membagikan kaus spesial. Foto: Jamal Ramadhan/kumparanPensiun saat Indonesia Masters menjadi spesial untuk Ahsan/Hendra. Foto: Jamal Ramadhan/kumparanKeduanya memang ingin mengakhiri karier di Istora Senayan. Foto: Jamal Ramadhan/kumparanFoto: Jamal Ramadhan/kumparanFoto: Jamal Ramadhan/kumparan
Indonesia Masters 2025 menjadi turnamen terakhir bagi ganda putra Indonesia Mohammad Ahsan dan Hendra Setiawan. Sayangnya, mereka tidak melaju ke partai final.
Pasangan yang dijuluki The Daddies itu mendapatkan momen spesial dalam acara perpisahan bertajuk Tribute to The Daddies jelang laga final Indonesia Masters 2025 di Istora Senayan, Jakarta, Minggu (26/1).
Ribuan pecinta bulu tangkis di Istora menjadi saksi laga perpisahan ganda putra legendaris Indonesia. Keduanya menghadapi Kevin Sanjaya yang berpasangan dengan juara dunia 2023, Seo Seung Jae dari Korea Selatan.
Kehadiran dua pasangan itu disambut tepuk tangan meriah di momen emosional bagi Ahsan/Hendra. Dua pelatih ganda putra Indonesia, Herry IP dan Aryono juga memeriahkan momen laga perpisahan tersebut.
Usai bertanding, Ahsan/Hendra memutari tribun Istora Senayan. Mereka menyapa para penggemarnya hingga membagikan kaus spesial.
Pensiun saat Indonesia Masters menjadi spesial untuk Ahsan/Hendra. Keduanya memang ingin mengakhiri karier di Istora Senayan.
Ganda putra Indonesia Hendra Setiawan dan Mohammad Ahsan melambaikan tangan kepada penggemarnya saat perpisahan bertajuk Tribute to The Daddies di Istora Senayan, Jakarta, Minggu (26/1/2025). Foto: Jamal Ramadhan/kumparan
Tidak ada komentar:
Posting Komentar