Search This Blog

Ridwan Kamil Pamer Keunggulannya Dibanding Paslon Lain di Depan Bamus Betawi

kumparan - #kumparanAdalahJawaban
 
Ridwan Kamil Pamer Keunggulannya Dibanding Paslon Lain di Depan Bamus Betawi
Sep 6th 2024, 22:36, by Fachrul Irwinsyah, kumparanNEWS

Ridwan Kamil di Badan Musyawarah Betawi, deklarasikan Gerbang Betawi (Gerakan Membangun Budaya Betawi) untuk Jakarta Baru, Jakarta Maju di Jatinegara, Jakarta Timur pada Jumat (6/9). Foto: Abid Raihan/kumparan
Ridwan Kamil di Badan Musyawarah Betawi, deklarasikan Gerbang Betawi (Gerakan Membangun Budaya Betawi) untuk Jakarta Baru, Jakarta Maju di Jatinegara, Jakarta Timur pada Jumat (6/9). Foto: Abid Raihan/kumparan

Calon Gubernur Jakarta Ridwan Kamil (RK) pamer keunggulan dirinya dibanding paslon lain di depan jajaran pengurus dan anggota Badan Musyawarah (Bamus) Betawi.

"Bapak-Ibu perbedaan saya dengan calon gubernur yang lain, saya sudah bekerja sebagai pemimpin masyarakat dua kali," ujar Ridwan Kamil di Kantor Bamus Betawi, Jatinegara, Jakarta Timur pada Jumat (6/9).

Ia menjelaskan bahwa dia sudah berhasil mengatur wilayahnya dengan jumlah 2,5 juta penduduk dan berhasil melewati pandemi COVID-19.

"Mengurusi 2,5 juta penduduk di Bandung, mengurusi 50 juta penduduk saat COVID pula. Di provinsi sebelah, Provinsi Jawa Barat," tuturnya.

RK pun menjelaskan pengalamannya ini menjadi bekal yang baik untuk memimpin Jakarta ke depannya. Ia sudah paham dinamika pemerintahan.

"Jadi pengalaman dua kali sepuluh tahun itu total, kami paham bagaimana harus cepat PNS dalam merespons permasalahan masyarakat, harus peduli, harus berkeadilan, yang kecil diurus, yang besar kita perbesar, silakan. Budaya juga sama Pak," tuturnya.

Dia pun ingin Jakarta dibangun dengan basis budaya Betawi. Seperti yang ia lakukan di Jawa Barat dengan budaya Sunda-nya.

"Kami sebelum ke sini, sudah bikin namanya bapak-ibu pendidikan karakter berbasis budaya di sekolah-sekolah SMA. Sampai pemerintah Singapura dua bulan lalu datang ke kami ingin mempelajari bagaimana kok bisa pendidikan budaya diterapkan ke dalam kurikulum dan dipraktikkan dengan baik," ujarnya.

"Karena dulu di Jawa Barat budaya Sunda, ya tentunya berbasis budaya Sunda," sambungnya.

Ia pun mempertegas bahwa nilai budaya Betawi akan menjadi basis karakter para siswa di Jakarta.

"Ada nilai-nilai. Nah sekarang, karena saya sudah melakukan, insyaallah bapak-ibu ya, nanti kita akan terapkan karakter budaya Betawi itu ke dalam keseharian anak-anak muda calon penerus kita," tutupnya.

Media files:
01j73vd33dsc7x0899xc7hkhrb.jpg (image/jpeg)
You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com. By using Blogtrottr, you agree to our policies, terms and conditions.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar