Search This Blog

Kolaborasi OE & Wilsen Willim Hadirkan Koleksi Batik Cap Penuh Makna

kumparan - #kumparanAdalahJawaban
 
Kolaborasi OE & Wilsen Willim Hadirkan Koleksi Batik Cap Penuh Makna
Aug 4th 2024, 17:05, by Avissa Harness, kumparanWOMAN

Kolaborasi OE & Wilsen Willim Hadirkan Koleksi Batik Cap Penuh Makna. Foto: Dok. OE & Wilsen Willim
Kolaborasi OE & Wilsen Willim Hadirkan Koleksi Batik Cap Penuh Makna. Foto: Dok. OE & Wilsen Willim

Ada kolaborasi baru batik baru di industri fashion Tanah Air. OE atau yang dulu lebih dikenal dengan Oemah Etnik menggandeng desainer Wilsen Willim.

Keduanya merilis koleksi bertajuk Siklus. Bagi OE dan Wilsen, Siklus jadi gambaran perpaduan antara warisan budaya Indonesia dengan modernitas.

Jika dilihat sekilas, rangkaian busananya menonjolkan ciri khas Wilsen Willim. Ini terlihat dari motif batik cap yang dihadirkan berupa pinwheel atau kincir angin.

Proses produksi koleksi Siklus dari OE dan Wilsen Willim. Foto: Dok. OE & Wilsen Willim
Proses produksi koleksi Siklus dari OE dan Wilsen Willim. Foto: Dok. OE & Wilsen Willim

Sejalan dengan itu, Siklus mengangkat kisah tentang perjalanan hidup yang terus berputar dan bertransformasi. Motif pinwheel melambangkan kebahagiaan di tengah kesulitan, dan mengingatkan kita bahwa tantangan hidup dapat diubah menjadi kekuatan dan keindahan.

Selain motif, seluruh busana yang dihadirkan punya model seperti beskap, kemeja, hingga rok khas desain Wilsen Willim. Menurut Co-Founder OE Rizki Triana (Kiki), untuk urusan desain semua diserahkan pada Wilsen.

Koleksi Siklus hasil kolaborasi OE dan Wilsen Willim. Foto: Dok. OE & Wilsen Willim
Koleksi Siklus hasil kolaborasi OE dan Wilsen Willim. Foto: Dok. OE & Wilsen Willim

"Memang pembagiannya untuk desain, model, dan motif kami serahkan ke Wilsen Willim. Kami dari OE fokus mengerjakan yang lain, seperti produksi, pemasaran, dan lainnya," jelas Kiki pada kumparanWOMAN saat ditemui di acara peluncuran koleksi Siklus beberapa waktu lalu.

Bicara soal produksi, seluruh kain batik yang digunakan pada koleksi ini 100 persen didesain oleh OE dan Wilsen Willim dengan teknik batik cap. Mereka melibatkan pengrajin binaan OE di Pekalongan, Jawa Tengah.

Proses produksi koleksi Siklus dari OE dan Wilsen Willim. Foto: Dok. OE & Wilsen Willim
Proses produksi koleksi Siklus dari OE dan Wilsen Willim. Foto: Dok. OE & Wilsen Willim

Dalam rangkaian Siklus, koleksinya berupa atasan beskap, kemeja lengan panjang dan pendek, korset, apron, celana, rok, hingga kain. Di kesempatan ini, OE juga meluncurkan koleksi pria yang sudah banyak dinantikan.

"Saya senang bisa berkolaborasi dengan OE. Visi dan misi kami sama, lalu kalau biasanya koleksi Wilsen Willim tersedia terbatas, Siklus ini diproduksi dalam jumlah yang cukup banyak," pungkas Wilsen Willim.

Siklus Exhibition: Mini Exhibition and Collection Showcase

Siklus Exhibition: Mini Exhibition and Collection Showcase. Foto: dok. OE
Siklus Exhibition: Mini Exhibition and Collection Showcase. Foto: dok. OE

Menariknya, koleksi ini diluncurkan dengan suguhan pameran mini. Siklus Exhibition menghadirkan cerita di balik pembuatan koleksi dan makna pinwheel dari Wilsen Willim.

Terdiri dari beberapa segmen, eksibisi ini menekankan bagaimana seseorang melihat masa lalu, terutama masa kecil, dan cara menyikapinya. Wilsen Willim dan OE juga mengajak pengunjung mengapresiasi diri dan mengambil pelajaran lewat masa-masa kurang menyenangkan yang pernah terjadi dalam hidup.

Pengalaman interaktif di Siklus Exhibition: Mini Exhibition and Collection Showcase. Foto: dok. OE
Pengalaman interaktif di Siklus Exhibition: Mini Exhibition and Collection Showcase. Foto: dok. OE

Siklus Exhibition: Mini Exhibition and Collection Showcase digelar pada 27 Juli hingga 4 Agustus di OE Flagship Store di Jalan Bangka, Jakarta Selatan.

Selain melihat pameran, pengunjung juga bisa langsung berbelanja koleksi Siklus di butik OE. Tapi kalau kamu tak sempat berkunjung, jangan khawatir, koleksinya juga bisa kamu dapatkan secara online selama persediaan masih ada. Harganya pun bervariasi, mulai dari Rp 700 ribuan.

Foto: Dok. OE & Wilsen Willim
Foto: Dok. OE & Wilsen Willim
Foto: Dok. OE & Wilsen Willim
Foto: Dok. OE & Wilsen Willim
Foto: Dok. OE & Wilsen Willim
Foto: Dok. OE & Wilsen Willim
Foto: Dok. OE & Wilsen Willim
Foto: Dok. OE & Wilsen Willim
Foto: Dok. OE & Wilsen Willim

Media files:
01j4ec6bmrd35brqjqgr2nha5q.jpg (image/jpeg)
You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com. By using Blogtrottr, you agree to our policies, terms and conditions.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Popular Posts