Apr 7th 2024, 12:26, by Katondio B Wedya, kumparanSPORT
Pebulu tangkis ganda putri Indonesia Siti Fadia Silva Ramadhanti (kiri) dan Apriyani Rahayu (kanan) mengembalikan kok ke arah lawannya ganda putri Kanada Catherine Choi dan Josephine Wu dalam babak 16 besar turnamen Indonesia Open 2023. Foto: M Risyal Hidayat/Antara Foto
Apriyani Rahayu/Siti Fadia tidak jadi mengikuti Kejuaraan Bulu Tangkis Asia yang akan digelar di China selama 9-14 April 2024. Sebab, Apriyani masih harus melakukan pemulihan cedera.
Pelatih Kepala Ganda Putri Nasional Indonesia, Eng Hian, mengatakan bahwa Apriyani/Siti batal berangkat ke China karena Apri harus mengikuti program pemulihan pascacedera yang dialaminya. Ia tak mau mengambil risiko dengan memaksakan Apriyani.
"Kami telah berkonsultasi dengan Medical Director Tim Adhoc PBSI, Prof Nicolaas C. Budhiparama dan dokter pelatnas lainnya, direkomendasikan supaya Apri lebih fokus ke pemulihan kondisinya saja. Masih agak rawan jika dia diikutsertakan dalam Kejuaraan Bulu Tangkis Asia," kata Eng Hian dalam keterangan resmi, Minggu (7/4).
Pelatih kepala ganda putri Eng Hian. Foto: Dok. PBSI
Adapun Kejuaraan Bulu Tangkis Asia juga menentukan dalam perburuan tiket ke Olimpiade 2024 Paris. Namun untuk saat ini, Apriyani Rahayu/Siti Fadia masih berada pada batas aman.
Apriyani/Siti kini berada di urutan 9 ranking dunia tetapi masuk peringkat 7 dalam peringkat kualifikasi Olimpiade. Sebab di nomor ganda, tiap negara bisa mengirimkan satu wakil atau bisa mengirim dua wakil jika keduanya ada di delapan besar peringkat kualifikasi.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar