Mar 31st 2024, 00:52, by Fachrul Irwinsyah, kumparanNEWS
Gudang Amunisi Daerah (Gudmurah) Jaya/Bekasi nomor 6 yang berada di Desa Ciangsana, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor, pada Sabtu (30/3) sekitar pukul 18.05 WIB. Foto: Dok. Istimewa
Pj Gubernur Jawa Barat Bey Machmudin menyebut ada 135 KK mengungsi akibat ledakan yang terjadi di Gudang Amunisi Daerah (Gudmurah) milik Kodam Jaya yang berlokasi di Ciangsana, Gunung Putri, Kabupaten Bogor.
Para warga yang diungsikan memiliki rumah yang berjarak hanya sekitar 200 meter hingga 300 meter dari pusat ledakan.
"Ada 85 KK yang untuk sementara di tempat kepala desa. Dan 50 KK di tempat masjid Darus Salam, dalam kota wisata," kata Bey di Gudmurah Jaya/Bekasi, Sabtu (30/3) malam.
Bey memastikan, pihaknya juga sudah menyediakan dapur umum untuk mengakomodir warga yang ingin santap sahur.
"Karena ini bulan Ramadan Pak Bupati juga menyiapkan dapur umum. Karena sifatnya sahur nanti jadi disiapkan juga. Pada intinya kondisi sudah terkendali," jelasnya.
Di sisi lain, Bey menyebut, pihaknya akan berkoordinasi dengan Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan DKI Jakarta dalam memadamkan gudang yang meledak tersebut.
"Ini juga Pak Pangdam Jaya sudah koordinasi dengan Pemprov DKI untuk pemadaman. Jadi akan dikirimkan mobil damkar, karena di Jakarta ada mobil damkar yang bisa menembak air dari jarak jauh. Nah, itu akan segera datang tiga armada. Jadi nanti kita lihat lagi," tuturnya.
Ledakan terjadi di Gudang Amunisi Daerah (Gudmurah) Jaya/Bekasi nomor 6 yang berada di Desa Ciangsana, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor, pada Sabtu (30/3) sekitar pukul 18.05 WIB. Hingga pukul 00.30 WIB, api masih berkobar di gudang tersebut. Suara ledakan juga masih terdengar.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar