Search This Blog

Usai Piala WNI dari Jepang Kena Bea Masuk, Ramai Netizen Komplain ke Bea Cukai

kumparan - #kumparanAdalahJawaban
 
Usai Piala WNI dari Jepang Kena Bea Masuk, Ramai Netizen Komplain ke Bea Cukai
Mar 21st 2023, 18:18, by Ema Fitriyani, kumparanBISNIS

Ilustrasi orang membawa barang dan koper banyak di Bandara. Foto: Shutter Stock
Ilustrasi orang membawa barang dan koper banyak di Bandara. Foto: Shutter Stock

Usai viral piala milik WNI bernama Fatimah Zahratunnisa dari Jepang kena bea masuk Rp 4 juta saat masuk ke Tanah Air oleh Bea Cukai, kini ramai dua warganet atau netizen yang juga komplain di Twitter. Mereka adalah @novarowisnu dan @shallhar.

Akun @novarowisnu bercerita dirinya dikirimi artwork dari Amerika Serikat secara. Tapi begitu sampai Indonesia, kena bea masuk dan PPN.

Nentuinnya gimana coba kalau harga barang 0 alias gratis, gak ada bukti pula buat banding karena ya emang dikasih aja sama artist-nya," tulis @novarowisnu, Selasa (21/3).

Cuitan tersebut direspons akun resmi Bea Cukai @beacukaiRI. Bea Cukai menjelaskan bahwa setiap barang yang masuk ke Indonesia dianggap sebagai barang impor sehingga terutang bea masuk dan pajak impor termasuk gift (hadiah).

"Apabila penetapan nilai barang dirasa tidak sesuai, kami sarankan untuk ajukan keberatan kepada Kantor Bea Cukai yang menangani paket dengan melampirkan dokumen-dokumen pendukung. Terima kasih," lanjut jawaban @beacukaiRI.

Selain @novarowisnu, akun lain @shallhar juga mengeluh karena tas Hermes yang digunakannya kena pajak saat tiba di Bandara Soekarno Hatta. Padahal paspornya Swiss dan dia tinggal di negara itu.

"Trus gw bayar pajak sebagai apa paaaaaaak," tulisnya pada jawaban @beacukaiRI yang merepons cuitan @novarowisnu.

Media files:
ts4reootkn1grualegmn.jpg (image/jpeg)
You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com. By using Blogtrottr, you agree to our policies, terms and conditions.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar