Search This Blog

Sahroni soal IPK Anjlok: Pemberantasan Korupsi Belum Sempurna, Ada Perbaikan

kumparan - #kumparanAdalahJawaban
 
Sahroni soal IPK Anjlok: Pemberantasan Korupsi Belum Sempurna, Ada Perbaikan
Feb 6th 2023, 15:13, by zamachsyari chawarazmi, kumparanNEWS

Wakil Ketua Komisi III DPR, Ahmad Sahroni. Foto: Dok. Istimewa
Wakil Ketua Komisi III DPR, Ahmad Sahroni. Foto: Dok. Istimewa

Transparency International telah merilis data terbaru yang menunjukkan Indeks Persepsi Korupsi (IPK) Indonesia tercatat sebesar 34 poin dari skala 0-100 angka ini turun 4 poin dari tahu sebelumnya.

Menanggapi hal itu, Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni menilai, saat ini Indonesia sedang berbenah dalam memberantas korupsi. Namun dia menjelaskan bahwa hal tersebut memang membutuhkan proses yang panjang.

"Pemberantasan korupsi di negara kita memang belum sempurna. Tapi seiring waktu berjalan, perbaikan-perbaikan yang dilakukan terbukti memperlihatkan hasil yang baik," ujar Sahroni dalam keterangan (6/2).

"Seperti contoh sudah ada banyak kasus-kasus kakap yang berhasil terungkap. Ditambah kini dari segi adaptasi kebijakan dan juga peran aktif masyarakat, saya yakin kita sedang menuju arah yang sangat cerah. So we are on the right track," imbuhnya.

Sahroni berharap, Indonesia bisa memiliki sistem pencegahan dan pengawasan yang sangat ketat. Dia menginginkan sistem tersebut mampu menutup segala celah korupsi yang ada. Agar cita-cita untuk mewujudkan Indonesia yang bebas dari korupsi dapat segera tercipta.

Ilustrasi tahanan KPK. Foto: ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A
Ilustrasi tahanan KPK. Foto: ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A
"Tentu saya selalu berharap kita bisa memiliki sistem pencegahan dan pengawasan yang ketat di semua lapisan. Jadi tetap dukung penuh OTT, namun dengan catatan harus dibarengi dengan hadirnya sistem yang luar biasa ketat."- Sahroni

"Karena dengan sistem yang mumpuni, jangankan tertangkap, untuk coba mencuri saja mereka tidak akan bisa. Dengan begitu saya optimis pemberantasan korupsi di negara kita dapat melesat jauh lebih hebat lagi," imbuhnya.

Transparency International Indonesia (TII) telah merilis Indeks Persepsi Korupsi (IPK) Indonesia tahun 2022. Hasilnya, IPK Indonesia mengalami penurunan drastis, yakni hanya 34. Anjlok 4 poin dari tahun 2021 yang menginjak 38 poin.

Skor 34 ini menempatkan Indonesia berada di rangking 110 dari 180 negara.

"CPI [Corruption Perceptions Index] Indonesia 2022 kita berada di 34, rangking 110. Dibanding tahun lalu, turun empat poin dan turun 14 rankingnya," kata Deputi Sekretaris Jenderal TII Wawan Suyatmiko dalam konferensi pers di Pullman Hotel, Jakarta, Selasa (31/1).

Media files:
01gkqt8ds57knavkz0psb0z19q.jpg (image/jpeg)
You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com. By using Blogtrottr, you agree to our policies, terms and conditions.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar