Search This Blog

Alasan Manusia Membutuhkan Kitab Suci dalam Kehidupan Sehari-hari

kumparan - #kumparanAdalahJawaban
 
Alasan Manusia Membutuhkan Kitab Suci dalam Kehidupan Sehari-hari
Dec 17th 2022, 21:32, by Berita Terkini, Berita Terkini

Alasan Manusia Membutuhkan Kitab Suci dalam Kehidupan Sehari-hari
Ilustrasi kitab suci. Foto: Unsplash/Mishaal Zahed

Manusia adalah makhluk yang Tuhan ciptakan dalam keadaan paling sempurna. Meski begitu, manusia tetaplah makhluk yang lemah dan mudah terpengaruh akan sebuah hal. Maka dari itu, manusia sangat membutuhkan kitab suci dalam menjalankan kehidupan sehari-hari. Kenapa demikian?

Baca Juga: Nama Kitab Suci setiap Agama di Indonesia beserta Hari Rayanya

Alasan Manusia Membutuhkan Kitab Suci dalam Kehidupan Sehari-hari

Alasan Manusia Membutuhkan Kitab Suci dalam Kehidupan Sehari-hari (1)
Ilustrasi kitab suci yang dibutuhkan manusia. Foto: Unsplash/Aaron Burden

Dikutip dari Policy Brief Penataan Pelayanan Kitab Suci Kementerian Agama oleh Tim Peneliti Puslitbang LKKMO (2020: 1), kitab suci merupakan sumber utama bagi keyakinan dan ajaran agama. Kitab suci sendiri berasal dari dua kata, yakni kitab yang artinya tempat menulis dan suci adalah bersih. sedangkan menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), kitab suci adalah wahyu Tuhan yang dibukukan.

Di Indonesia, agama yang diresmikan terdiri dari enam, yaitu Islam, Kristen, Katolik, Hindu, Buddha, dan Konghucu. Masing-masing agama tersebut memiliki kitab suci, yakni Al-Quran untuk umat Islam, Al Kitab bagi umat Kristen dan Katolik, Weda untuk penganut Hindu, Tripitaka bagi kaum Buddha, dan penganut Konghucu memiliki kitab suci Si Shu.

Namun yang menjadi pertanyaan, kenapa manusia membutuhkan kitab suci?

Kitab suci berisi tentang wahyu dan petunjuk hidup. Tujuannya adalah menjaga manusia agar tetap hidup di jalan lurus dan membawa kebaikan di dunia. Pasalanya, manusia memiliki pengetahuan yang terbatas dan Tuhan mengetahui segalanya. Selain itu, kitab suci juga sebagai petunjuk kebenaran dan mengajarkan kepada manusia untuk keluar dari kesesatan.

Secara umum, adanya kitab untuk manusia terdiri dari tiga fungsi, yakni:

  1. Pertama untuk menjaga fitrah manusia dan sekaligus menguatkannya

  2. Kedua menjaga ekosistem kehidupan dunia

  3. Ketiga keseimbangan urusan dunia dan setelah meninggal.

Apabila manusia tidak menaati kitab suci, maka ia akan mendapat sanksi. Meski begitu, sanksi yang didapatkan berbeda-beda. Mulai dari sanksi dunia, baik secara langsung maupun tidak langsung maupun setelah kematian.

Dari penjelasan di atas, dapat disimpulkan bahwa kitab suci merupakan sebagai pedoman kehidupan manusia untuk membatasi kehidupan agar tidak semena-mena dan memiliki rasa takut kepada Tuhan. Pasalnya, setiap tindakan dan perilaku memiliki konsekuensinya.

Apabila perilaku baik akan balik kepada kita dengan kebaikan juga. Akan tetapi jika berbuat keburukan, dampaknya adalah hal buruk juga akan didapatkan, baik di dunia maupun setelah kematian.(MZM)

Media files:
01gmffz9c0qnmw7p99d973p493.jpg (image/jpeg)
You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com. By using Blogtrottr, you agree to our policies, terms and conditions.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar