Search This Blog

Ada Penyusup Hendak Buat Demo Buruh di DPR Ricuh

kumparan - #kumparanAdalahJawaban
 
Ada Penyusup Hendak Buat Demo Buruh di DPR Ricuh
May 2nd 2026, 08:39 by kumparanNEWS

Massa menyalakan suar saat peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day 2026 di depan Gedung DPR/MPR RI, Jakarta, Jumat (1/5/2026). Foto: Jamal Ramadhan/kumparan
Massa menyalakan suar saat peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day 2026 di depan Gedung DPR/MPR RI, Jakarta, Jumat (1/5/2026). Foto: Jamal Ramadhan/kumparan

Polda Metro Jaya mengamankan 101 orang yang diduga hendak menyusup dan memicu kericuhan dalam aksi peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) di kawasan Gedung DPR/MPR, Jakarta, Jumat (1/5).

Dirkrimum Polda Metro Jaya Kombes Iman Imanuddin mengatakan ratusan orang tersebut saat ini masih dimintai keterangan oleh polisi.

“Sebanyak 101 orang sedang memberikan keterangan kepada kami, dan kami sampaikan setelah selesai proses tersebut mereka akan segera kembali ke rumah masing-masing,” kata Iman dalam konferensi pers di Polda Metro Jaya.

Molotov hingga Katapel Disita

Barang bukti yang ditampilkan dalam konferensi pers pencegahan aksi ricuh di hari buruh, Jumat (1/5/2026). Foto: Rayyan Farhansyah/kumparan
Barang bukti yang ditampilkan dalam konferensi pers pencegahan aksi ricuh di hari buruh, Jumat (1/5/2026). Foto: Rayyan Farhansyah/kumparan

Dari hasil pemeriksaan awal, polisi menemukan sejumlah barang yang diduga akan digunakan untuk membuat kerusuhan. Barang-barang tersebut di antaranya botol berisi bahan untuk bom molotov, senjata tajam, hingga katapel beserta pelurunya.

“Yang pertama ada botol kosong sebagaimana terlihat, itu botol kosong dan kain pemicu untuk membuat bom molotov,” ucap dia.

“Begitu pula kami menemukan atau mengamankan senjata tajam dari tangan mereka,” tambahnya.

Selain itu, polisi juga menyita paku beton yang diduga akan digunakan untuk merusak fasilitas di sekitar lokasi aksi. Iman menyebut para terduga berencana merusak pembatas beton saat massa buruh tengah berorasi.

Menyusup ke Demo lalu Buat Ricuh

Polda Metro Jaya menggelar konferensi pers pencegahan aksi ricuh di hari buruh, Jumat (1/5/2026). Foto: Rayyan Farhansyah/kumparan
Polda Metro Jaya menggelar konferensi pers pencegahan aksi ricuh di hari buruh, Jumat (1/5/2026). Foto: Rayyan Farhansyah/kumparan

Tak hanya itu, polisi juga menemukan dokumen yang berisi rencana kericuhan. Berdasarkan temuan tersebut, para terduga diduga hendak mengadu domba massa buruh dengan cara menyusup ke dalam aksi.

“Dalam pembicaraan sesama mereka, terungkap beberapa fakta, di antaranya mereka merencanakan akan mengadu domba antar elemen serikat buruh dengan melakukan penyusupan pada saat kegiatan sedang berlangsung,” tuturnya.

Temuan Rp 10 Juta & Rial Yaman dari Koordinator

Jumlah uang yang diamankan dari kordinator yang diduga penyusup aksi mayda di gedung DPR. Foto: Rayyan Farhansyah/kumparan
Jumlah uang yang diamankan dari kordinator yang diduga penyusup aksi mayda di gedung DPR. Foto: Rayyan Farhansyah/kumparan

Iman menambahkan para terduga mayoritas berusia 25 hingga 30 tahun dan berasal dari luar Jakarta. Polisi juga mengamankan sejumlah uang tunai yang diduga berkaitan dengan rencana aksi tersebut. Namun, sumber pendanaan masih didalami.

“Sebagaimana rekan-rekan lihat di depan, terdapat sejumlah uang yang berhasil kami amankan dari tangan salah satu koordinator di lapangan,” kata Iman.

Iman menyebut uang tersebut diduga akan digunakan untuk menggerakkan massa.

“Berdasarkan informasi dari yang bersangkutan kepada kami, uang tersebut akan digunakan atau diberikan kepada mereka yang ikut hadir bersama kelompoknya,” ujarnya.

Pelaku Akan Dipulangkan

Ilustrasi pelaku kriminal. Foto: Nugroho Sejati/kumparan
Ilustrasi pelaku kriminal. Foto: Nugroho Sejati/kumparan

Polisi memastikan seluruh orang yang diamankan akan dipulangkan setelah proses permintaan keterangan selesai. Polisi juga berkoordinasi dengan lembaga bantuan hukum guna memastikan hak-hak mereka terpenuhi.

“Kami berharap para orang tua dan keluarga dapat segera berkoordinasi dengan Polda Metro Jaya maupun kantor-kantor kepolisian terdekat. Hal ini kami maksudkan untuk menghindari disinformasi maupun misinformasi,” ucapnya.

Media files:
01kqhjxex8g1fpxqvytktajebb.jpg image/jpeg,
You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com. By using Blogtrottr, you agree to our policies, terms and conditions.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar