Lima mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) mengolah sampah plastik dan sekam padi jadi bahan bakar bakar alternatif. Foto: Dok. UGM
Lima mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) mengolah sampah plastik dan sekam padi jadi bahan bakar bakar alternatif.
Inovasi Stivalution adalah produk bahan bakar industri yang ramah lingkungan berbentuk biopelet (bahan bakar padat terbarukan berbentuk pelet) dengan bahan baku sampah plastik kategori Low Density Polyethylene (LDPE) dan sekam padi.
Mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) mengolah sampah plastik dan sekam padi jadi bahan bakar bakar alternatif. Foto: Dok. UGM
Kelima mahasiswa ini adalah Gayuh Dewi Mahesa (S1 Teknologi Industri Pertanian, 2023), Ikhsan Setiawan (S1 Teknologi Industri Pertanian, 2023), Octavia Riezqi Yusandra (S1 Proteksi Tanaman, 2023), Vanky Agrinda Tama (S1 Teknik Mesin, 2024), dan Muchammad Zakky Pratama (S1 Manajemen Kebijakan Publik, 2024).
"Kami memanfaatkan sampah plastik LDPE seperti kantong plastik dan sekam padi yang terbuang begitu saja menjadi bahan bakar ramah lingkungan agar dapat memiliki nilai jual," kata Gayuh dalam keterangan yang diterima kumparan, Senin (20/10).
Lima mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) mengolah sampah plastik dan sekam padi jadi bahan bakar bakar alternatif. Foto: Dok. UGM
Gayuh yang merupakan ketua tim mengatakan sampah plastik mengancam lingkungan. Selain sulit diurai, sari sampah plastik juga menimbulkan cemaran mikroplastik yang berdampak buruk bagi kesehatan.
Sementara itu, sekam padi melimpah di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).
Targetkan Pasar UMKM
Octavia mengatakan, plastik LDPE menghasilkan nilai kalor yang tinggi dengan nyala api yang stabil. Sementara sekam padi memiliki senyawa lignin. Ketika dibakar menghasilkan minim asap dengan nilai kalor ±3.000 kkal/kg.
"Kami menggabungkan kedua bahan tersebut untuk dijadikan bahan bakar alternatif," jelas Octa.
Lima mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) mengolah sampah plastik dan sekam padi jadi bahan bakar bakar alternatif. Foto: Dok. UGM
Produk ini ditargetkan untuk industri UMKM. Misalnya pembuatan bakpia, produksi kerupuk, katering, hingga pembuatan batu bata.
Kelima mahasiswa ini berharap produknya bisa jadi solusi mengurangi sampah plastik dan sekam padi. Selain juga diharapkan bisa menjadi bahan bakar menggantikan batu bara yang merupakan bahan bakar tidak terbarukan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar