Di tengah panas terik Sleman, Yogyakarta, pada Rabu, (30 Juli), tampak sejumlah pekerja menghaluskan permukaan sebuah batu besar yang merupakan bagian dari Candi Nandi. Foto: Devi Rahman/AFPCandi Nandi merupakan salah satu bangunan utama dalam kompleks Candi Prambanan, situs candi Hindu dari abad ke-9 yang telah diakui UNESCO sebagai Situs Warisan Dunia sejak 1991. Foto: Devi Rahman/AFPPara arkeolog, insinyur, dan seniman batu bekerja sama untuk memastikan bahwa proses restorasi tidak merusak nilai historis maupun keaslian arsitektur candi. Foto: Devi Rahman/AFPProyek revitalisasi ini merupakan cerminan komitmen bangsa dalam menjaga warisan leluhur, menjadikannya sebagai sumber pengetahuan, kebanggaan, dan identitas budaya yang terus hidup. Foto: Devi Rahman/AFPFoto: Devi Rahman/AFP
Di tengah panas terik Sleman, Yogyakarta, pada Rabu, (30 Juli), tampak sejumlah pekerja menghaluskan permukaan sebuah batu besar yang merupakan bagian dari Candi Nandi.
Candi Nandi merupakan salah satu bangunan utama dalam kompleks Candi Prambanan, situs candi Hindu dari abad ke-9 yang telah diakui UNESCO sebagai Situs Warisan Dunia sejak 1991.
Para arkeolog, insinyur, dan seniman batu bekerja sama untuk memastikan bahwa proses restorasi tidak merusak nilai historis maupun keaslian arsitektur candi.
Proyek revitalisasi ini merupakan cerminan komitmen bangsa dalam menjaga warisan leluhur, menjadikannya sebagai sumber pengetahuan, kebanggaan, dan identitas budaya yang terus hidup.
Pekerja revitalisasi Candi Nandi, salah satu candi di dalam kompleks Candi Prambanan, sebuah situs candi Hindu abad ke-9 yang diakui UNESCO sebagai Situs Warisan Dunia pada 30 Juli 2025. Foto: Devi Rahman/AFP
Tidak ada komentar:
Posting Komentar