Apr 26th 2025, 15:08, by Andreas Ricky Febrian, kumparanNEWS
Sejumlah Petugas keamanan berjaga di kawasan Gereja Basilika Santo Petrus, Roma, Italia, Jumat (25/4/2025). Foto: Hannah McKay/Reuters
Paus Fransiskus akan dimakamkan di tempat yang ia pilih, yakni Basilika Santa Maria Maggiore di Roma, yang letaknya 4 kilometer dari Basilika Santo Petrus. Ia juga minta dimakamkan sederhana.
Para pendahulunya disemayamkan di 3 lapis peti, sementara Paus Fransiskus hanya minta dimakamkan di sebuah peti saja. Ia juga minta agar nisannya hanya tertulis Fransiskus, dengan salib yang biasa ia pakai diletakkan di atas nisannya.
Tapi, di balik kesederhanaan itu, pemerintah Italia tak main-main dalam menggelar operasi keamanan. Mereka sudah menutup kawasan udara di sekitar Roma.
Seorang tentara berjaga di kawasan Gereja Basilika Santo Petrus, Roma, Italia, Jumat (25/4/2025). Foto: Carlos Barria/Reuters
Belum lagi dengan sejumlah misil anti pesawat dan kapal patroli yang siaga selama prosesi pemakaman. Dilansir reuters, ini adalah operasi keamanan terbesar di Italia setelah pemakaman Paus Yohanes Paulus II.
Peti Paus Fransiskus sendiri akan dibawa terakhir kali dalam sebuah iring-iringan bermotor dari Basilika Santo Petrus menuju Basilika Santa Maria Maggiore. Iring-iringan ini adalah kesempatan terakhir bagi para warga Roma atau semua umat Katolik sedunia yang hadir di sana melepas salam terakhir untuk sang Paus.
Setelahnya, mata akan tertuju kepada siapa penggantinya. Rencananya, penggantinya akan dipilih lewat konklaf yang digelar paling cepat 6 Mei.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar