Mar 12th 2025, 12:49, by Dicky Adam Sidiq, kumparanNEWS
Nama anak beruang kutub berusia 4 bulan resmi diperkenalkan ke publik di Kebun Binatang Karlsruhe, Jerman, Selasa (11/3) kemarin. Namanya, Mika. Foto: Timm Reichert/REUTERSSebelumnya kebun binatang bekerja sama dengan media lokal untuk menerima usulan nama anak beruang dan mengajukanya lewat pemungutan suara publik. Foto: Timm Reichert/REUTERSDan nama 'Mika' akhirnya terpilih untuk anak beruang yang lahir pada 2 November 2024. Foto: Timm Reichert/REUTERSDirektur Kebun Binatang Karlsruhe, Matthias Reinschmidt, menjelaskan bahwa Mika merupakan bagian dari program pengembangbiakan konservasi beruang kutub untuk menciptakan cadangan genetik bagi beruang kutub di kebun binatang. Foto: Timm Reichert/REUTERSMenurut Reinschmidt, ada sekitar 20 ribu hingga 25 ribu beruang kutub yang tersisa di alam liar, tetapi populasinya terus menurun. Foto: Timm Reichert/REUTERS"Kita tidak tahu di mana populasinya dalam 100 tahun ke depan. Jika pemanasan global terus berlanjut seperti ini, habitat beruang kutub akan hilang," kata Reinschmidt. Foto: Timm Reichert/REUTERSMika akan tinggal bersama ibunya di Karlsruhe setidaknya selama tiga tahun sebelum dipindahkan ke kebun binatang lain, karena ia tidak dapat tinggal bersama ayah atau ibunya dalam jangka panjang. Foto: Timm Reichert/REUTERS
Nama anak beruang kutub berusia 4 bulan resmi diperkenalkan ke publik di Kebun Binatang Karlsruhe, Jerman, Selasa (11/3) kemarin. Namanya, Mika.
Sebelumnya kebun binatang bekerja sama dengan media lokal untuk menerima usulan nama anak beruang dan mengajukanya lewat pemungutan suara publik. Dan nama 'Mika' akhirnya terpilih untuk anak beruang yang lahir pada 2 November 2024.
Direktur Kebun Binatang Karlsruhe, Matthias Reinschmidt, menjelaskan bahwa Mika merupakan bagian dari program pengembangbiakan konservasi beruang kutub untuk menciptakan cadangan genetik bagi beruang kutub di kebun binatang.
Menurut Reinschmidt, ada sekitar 20 ribu hingga 25 ribu beruang kutub yang tersisa di alam liar, tetapi populasinya terus menurun.
Anak beruang kutub Mika selama presentasi media di kebun binatang, Karlsruhe, Jerman, Senin (11/3/2025). Foto: Timm Reichert/REUTERS
"Kita tidak tahu di mana populasinya dalam 100 tahun ke depan. Jika pemanasan global terus berlanjut seperti ini, habitat beruang kutub akan hilang," kata Reinschmidt.
Mika akan tinggal bersama ibunya di Karlsruhe setidaknya selama tiga tahun sebelum dipindahkan ke kebun binatang lain, karena ia tidak dapat tinggal bersama ayah atau ibunya dalam jangka panjang.
Masyarakat umum dapat melihat langsung aksi menggemaskan Mika mulai Rabu (12/3), jika ia keluar dari kandangnya. Namun, untuk memastikan kesejahteraan beruang kutub kecil itu, hanya 50 pengunjung yang diizinkan memasuki area sekitar kandang Mika dan Nuka pada satu waktu.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar