Search This Blog

Pasar Terong Makassar Terbakar: 24 Kios Ludes, Diduga Akibat Korsleting Listrik

kumparan - #kumparanAdalahJawaban
 
Pasar Terong Makassar Terbakar: 24 Kios Ludes, Diduga Akibat Korsleting Listrik
Feb 5th 2023, 22:39, by Raga Imam, kumparanNEWS

Kebakaran di Pasar Terong Makassar. Foto: Dok. Istimewa
Kebakaran di Pasar Terong Makassar. Foto: Dok. Istimewa

Pasar Tradisional Terong Makassar, Sulsel, terbakar, Minggu (5/2) malam. Sebanyak 24 kios dilaporkan hangus terbakar.

"24 kios yang terbakar. Rata-rata menjual barang pecah belah di lantai dua itu," kata Komandan Pleton 1 Damkar Makassar, Ramli, saat ditemui di lokasi.

Ramli mengatakan pihaknya menerima laporan soal kebakaran ini sekitar pukul 21.07 WITA. Sebanyak 22 unit mobil pemadam kebakaran di kerahkan ke lokasi.

Kebakaran di Pasar Terong Makassar. Foto: Dok. Istimewa
Kebakaran di Pasar Terong Makassar. Foto: Dok. Istimewa

"Posko Ujung Tanah 4 unit, Timur 3 Unit, Posko Damkar 14 unit dan Tanjung 1 Unit," ungkapnya.

Saat ini api sudah bisa dipadamkan. Petugas Damkar tak menemukan kendala dalam memadamkan api.

"Kebakaran di lantai 2. Proses pemadaman kurang lebih 1 jam lamanya," ungkapnya.

Kebakaran di Pasar Terong Makassar. Foto: Dok. Istimewa
Kebakaran di Pasar Terong Makassar. Foto: Dok. Istimewa

Kebakaran ini diduga akibat korsleting listrik dari salah satu kios pedagang. Api lalu dengan cepat menjalar ke bangunan lain karena kondisi pasar yang kumuh dan tua.

"Diduga ada listrik korslet," tandasnya.

Kebakaran di Pasar Terong Makassar. Foto: Dok. Istimewa
Kebakaran di Pasar Terong Makassar. Foto: Dok. Istimewa
Kebakaran di Pasar Terong Makassar. Foto: Dok. Istimewa
Kebakaran di Pasar Terong Makassar. Foto: Dok. Istimewa

Media files:
01grh4byrm94arft2s1zn5rrk5.jpg (image/jpeg)
You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com. By using Blogtrottr, you agree to our policies, terms and conditions.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar