Kim Jong-un dan Kim Ju-ae mengunjungi pabrik amunisi di Pyongyang, Korea Utara, dalam foto yang dibagikan pada Kamis (12/3/2026). Foto: KCNA via REUTERS
Beberapa waktu lalu, Pemimpin Tertinggi Korea Utara Kim Jong-un mengajak putrinya, Kim Ju-ae, untuk mendampingi dirinya menghadiri beberapa kegiatan militer. Anak perempuan yang masih remaja itu tampak mengenakan jaket kulit dengan siluet yang hampir serupa dengan milik ayahnya.
Kegiatan-kegiatan resmi tersebut didokumentasikan secara resmi oleh kantor berita resmi Korut KCNA pada pertengahan pekan lalu. Pada Selasa (10/3), Kim Ju-ae dan Kim Jong-un menghadiri uji coba rudal jelajah yang ditembakkan oleh kapal penghancur Choe Hyon.
Kim Jong-un dan Kim Ju-ae melakukan kegiatan tanam pohon di Taman Saebyeol, Pyongyang, Korea Utara, pada Sabtu (14/3/2026). Foto: KCNA via REUTERS
Kemudian, pada Kamis (12/3), keduanya mendatangi pabrik amunisi di Ibu Kota Pyongyang. Kim Ju-ae bahkan sempat menembakkan pistol sebagai bentuk uji coba. Lalu, pada Sabtu (14/3), Kim Ju-ae dan Kim Jong-un berpartisipasi dalam acara tanam pohon di Taman Saebyeol, Pyongyang.
Dalam tiga kegiatan ini, ada satu persamaan dalam tampilan Ju-ae. Dia mengenakan jaket kulit dengan warna dan siluet yang berbeda: dari hitam hingga cokelat, dari siluet bomber hingga siluet overcoat.
Remaja yang diperkirakan berusia 13 tahun ini memadukan jaketnya dengan celana panjang hitam dan rambut yang ditata rapi. Namun, jaket kulit yang stylish dan chic ini bukan item fashion biasa. Menurut sejumlah pakar politik, jaket-jaket berbahan mewah ini punya signifikansi tersendiri, terutama soal kemungkinan kedudukan Kim Ju-ae di waktu mendatang.
Makna di balik jaket kulit Kim Ju-ae
Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un dan putrinya Kim Ju Ae menghadiri upacara penyelesaian kompleks perumahan 10.000 unit di fase keempat Distrik Hwaseong, di Pyongyang, Korea Utara, 16 Februari 2026. Foto: KCNA via REUTERS
Tiga kegiatan tersebut bukanlah kali pertama Kim Ju-ae tampil di publik mengenakan jaket kulit. Pada 26 Februari lalu, bertepatan dengan parade militer Kongres Partai Buruh—partai terbesar Korut—Kim Ju-ae memakai jaket kulit hitam panjang bersiluet overcoat yang kembar dengan ayahnya.
Dilansir NBC News, Profesor di Institute of Far Eastern Studies Kyungnam University Seoul Lim Eul-chul menyebut bahwa jaket kulit kembar ini adalah cara pemerintah Korut untuk menggaungkan bahwa Ju-ae adalah pewaris jabatan ayahnya.
Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un dan putrinya Kim Ju Ae menghadiri parade militer untuk memperingati Kongres Kesembilan Partai Buruh Korea (WPK) yang berkuasa di Pyongyang, Korea Utara, Rabu (25/2/2026). Foto: KCNA via REUTERS"Ketika anak perempuannya mengenakan busana simbolik itu, sulit untuk menganggapnya sebagai ketidaksengajaan belaka. Kemungkinan besar ini adalah cara yang disengaja untuk mengumumkan kepada rakyat Korea Utara bahwa Kim Ju-ae adalah pewaris ayahnya," jelas Lim Eul-chul.
Sebelumnya, saat baru "debut" di publik pada 2022, gaya Kim Ju-ae cenderung lebih mirip ibunya, Ri Sol-ju. Ini berupa pakaian formal yang lebih feminin, seperti blazer dengan rok. Dia juga tampak mengenakan pakaian yang biasa dipakai remaja seumurannya, seperti jaket puffer besar yang hangat.
Pemimpin Korea Utara Kim Jong-un bersama putrinya Kim Ju Ae mengunjungi area taman air selama peresmian Zona Wisata Pantai Wonsan Kalma, di Wonsan, Korea Utara. Foto: KCNA/via REUTERS
Namun, dalam satu tahun terakhir, Ju-ae lebih sering tampil dengan gaya yang mirip dengan Kim Jong-un. Pakaian andalan pemimpin berusia 42 tahun itu adalah jaket kulit dengan celana gelap. Inilah gaya busana yang sering dipakai Ju-ae.
Dilansir Korea JoongAng Daily, pemilihan jaket kulit ini juga tidak lazim, mengingat kulit bukanlah bahan pakaian yang biasa dipakai elit politik Korea Utara. Pemakaian jaket kulit yang serasi antara ayah dan anak ini dianggap sebagai cara Kim Jong-un untuk menyelaraskan kepemimpinannya dengan Kim Ju-ae. Ini juga dipandang sebagai kode visual bahwa Ju-ae akan memegang peran penting dalam dinasti Kim.
Pemimpin Korea Utara Kim Jong-un didampingi putrinya Kim Ju Ae menyaksikan peluncuran uji coba peluncur roket ganda kaliber 600 mm di Korea Utara pada Sabtu (14/3/2026). Foto: KCNA/via REUTERS
"Korea Utara adalah negara teater. Pakaian dan penempatan dirinya di posisi tengah dalam berbagai acara, secara sengaja mengirimkan pesan kepada masyarakat domestik dan internasional. Ini semua adalah tanda-tanda yang ketika disatukan akan berdampak pada narasi Korea Utara dalam membangun kredensial perempuan muda ini," ucap Peneliti di Sejong Institute's Center for Korean Peninsula Strategy, Lee Sung-yoon.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar