Ilustrasi Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM). Foto: Shutterstock
Asosiasi Sepak Bola Malaysia (FAM) telah resmi melayangkan banding kepada FIFA terkait skandal pemalsuan dokumen tujuh pemain naturalisasi Timnas Malaysia yang berujung sanksi. Pengacara Olahraga FAM, Serge Vittoz, mengungkapkan tindakan ini dilakukan dengan tujuan untuk menunjukkan bahwa FAM tak bersalah.
Sebelumnya, FAM dan tujuh pemain naturalisasi Malaysia disanksi denda uang dan hukuman skors oleh FIFA karena disebut melakukan pemalsuan dokumen. Namun, FAM dan pemain membantah tuduhan tersebut sehingga melontarkan surat banding kepada FIFA.
Serge Vittoz menjelaskan bahwa tujuan utama banding tersebut adalah untuk membatalkan seluruh hukuman dan membuktikan bahwa pelanggaran tersebut tidak berasal dari pemain atau manajemen FAM mana pun. Jadi, banding ini bukan dimaksudkan untuk membantah asli atau palsu dokumen yang ada, melainkan untuk mengklarifikasi bahwa tidak ada pemalsuan yang dilakukan oleh para pemain atau FAM.
"Apa yang termuat dalam permohonan banding tersebut hanya penjelasan bahwa FAM sebagai institusi tidak bertanggung jawab atas perkara tersebut, dan untuk itu sedang dilakukan penyelidikan," ujarnya, dilansir Sinar Harian.
Para pemain Malaysia berpose sebelum kick-off laga Kualifikasi Piala Asia Grup F kontra Vietnam di Stadion Nasional Bukit Jalil di Kuala Lumpur pada 10 Juni 2025. Foto: Mohd Rasfan/AFP
Meskipun demikian, FAM mengungkapkan pengajuan banding tidak menyangkal keberadaan dokumen yang disengketakan oleh FIFA. FAM yakin dokumen tersebut disiapkan sesuai dengan peraturan Departemen Registrasi Nasional (JPN) dan ada perbedaan antara akta kelahiran dari otoritas asing dan versi yang dikeluarkan oleh JPN.
"Dokumen tersebut sesuai dengan dokumentasi Departemen Registrasi Nasional (JPN), tetapi tidak sama dengan akta kelahiran asli yang diterbitkan oleh otoritas asing," tegasnya.
"Oleh karena itu, terdapat perbedaan antara akta kelahiran yang diterbitkan oleh otoritas asing dan yang diterbitkan oleh JPN. Oleh karena itu, permohonan banding ini diajukan untuk menjelaskan melalui investigasi bagaimana dokumen perantara tersebut disusun," tambahnya.
Sebelumnya, FAM menyatakan bahwa kesalahan teknis yang dilakukan oleh staf administrasinya menyebabkan kejanggalan dalam pengajuan dokumen untuk mendaftarkan tujuh pemain naturalisasi Timnas Malaysia.
Akibat sanksi yang dijatuhkan oleh FIFA ini, ketujuh pemain tersebut yakni Gabriel Palmero, Facundo Garces, Rodrigo Holgado, Imanol Machuca, Joao Figueiredo, Jon Irazabal, dan Hector Hevel. Nama-nama ini untuk sementara terkena skorsing selama setahun, termasuk di level klub.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar