Search This Blog

Prabowo ke Kejagung-Polri: Jangan Cari Perkara ke Orang Kecil, Jahat Itu Zalim

kumparan - #kumparanAdalahJawaban
 
Prabowo ke Kejagung-Polri: Jangan Cari Perkara ke Orang Kecil, Jahat Itu Zalim
Oct 20th 2025, 11:49 by kumparanNEWS

Presiden Prabowo Subianto menyampaikan sambutan saat penyerahan uang sitaan Rp 13,2 T kasus CPO di Kejaksaan Agung, Jakarta, Senin (20/10/2025).  Foto: Youtube/Sekretariat Presiden
Presiden Prabowo Subianto menyampaikan sambutan saat penyerahan uang sitaan Rp 13,2 T kasus CPO di Kejaksaan Agung, Jakarta, Senin (20/10/2025). Foto: Youtube/Sekretariat Presiden

Presiden Prabowo Subianto kembali mengingatkan Kejaksaan Agung dan Polri untuk menegakkan hukum dengan benar. Jangan sampai mereka justru mencari-cari, mengkriminalisasi, apalagi terhadap rakyat kecil.

"Kita tidak ingin cari masalah, saya ingatkan terus kejaksaan, kepolisian jangan kriminalisasi sesuatu yang tidak ada, untuk motivasi apa pun," ujar Prabowo di sela penyerahan uang sitaan Rp 13,2 triliun dari kasus CPO di Kejaksaan Agung, Jakarta, Senin (20/10).

"Jangan cari perkara apalagi terhadap orang kecil. Orang kecil, orang lemah itu hidupnya sudah sangat lemah, jangan diperberat oleh mencari-cari hal yang tidak perlu dicari," tambah dia.

Prabowo menilai perlu mengingatkan hal ini karena Kejagung dan Polri merupakan lembaga yang harus juga mengoreksi kerja internal mereka.

Presiden Prabowo Subianto tiba untuk menyaksikan penyerahan uang sitaan sebesar Rp 13,2 T dalam kasus korupsi CPO di Kejaksaan Agung, Jakarta Selatan, Senin (20/10/2025). Foto: Fadhil Pramudya/kumparan
Presiden Prabowo Subianto tiba untuk menyaksikan penyerahan uang sitaan sebesar Rp 13,2 T dalam kasus korupsi CPO di Kejaksaan Agung, Jakarta Selatan, Senin (20/10/2025). Foto: Fadhil Pramudya/kumparan

Prabowo lalu mengungkapkan sejumlah kasus sebagai contoh. Ada anak yang mencuri ayam lalu ditangkap. Ada pula ibu-ibu yang mencuri pohon juga ditangkap.

"Saya ingat benar itu. Ini tidak masuk di akal. Hakim, jaksa ada apa ngejar, Anda pasti ingat peristiwa itu. Penegak hukum harus punya hati. Jangan istilahnya tumpul ke atas, tajam ke bawah," kata Prabowo.

"Itu zalim, ankara murka, jahat, orang kecil lemah harus dibela dibantu. Kalau perlu di hakim, jaksa, si polisi pakai uangnya sendiri ganti ayamnya anaknya dibantu. Anaknya saya ingat saya panggil ke Hambalang, saya kasih beasiswa," ujar Prabowo.

Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto tiba untuk menyaksikan penyerahan uang sitaan sebesar Rp 13,2 T dalam kasus korupsi CPO di Kejaksaan Agung, Jakarta Selatan, Senin (20/10/2025). Foto: Youtube/Sekretariat Presiden
Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto tiba untuk menyaksikan penyerahan uang sitaan sebesar Rp 13,2 T dalam kasus korupsi CPO di Kejaksaan Agung, Jakarta Selatan, Senin (20/10/2025). Foto: Youtube/Sekretariat Presiden

Prabowo berharap hal seperti ini tidak terjadi lagi. Apalagi, setiap warga kini sudah bisa lapor langsung ke Presiden dengan bantuan teknologi.

"Saya harus bereaksi karena itu rakyat kita, rakyat saya, saya harus membela mereka, saudara saudara harus membantu saya membela yang lemah," ucap dia.

Media files:
01k7zxq6d55n3bw8qc3nzrgbmv.jpg image/jpeg,
You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com. By using Blogtrottr, you agree to our policies, terms and conditions.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar