Bohdana Zhupanyna, seorang wanita berusia tiga puluh tahun yang tengah hamil tua, berdiri melihat puing-puing apartemennya yang hangus di Kyiv akibat serangan Rusia .Foto: REUTERS/Valentyn OgirenkoIa seharusnya menghabiskan dua minggu terakhir masa kehamilannya dengan tenang, menyiapkan segala kebutuhan untuk kelahiran putri pertamanya. Namun semua rencana itu hancur setelah tempat tinggalnya yang porak poranda dihantam serangan pesawat tidak berawak. Foto: REUTERS/Thomas PeterVideo Reuters menunjukkan ledakan di cakrawala kota pada malam hari ketika bangunan-bangunan perumahan terkena serangan. Sirene dan tembakan juga terdengar saat kepulan asap tebal memenuhi langit. Foto: REUTERS/Gleb GaranichPerang yang telah berlangsung sejak invasi penuh Rusia pada Februari 2022 telah merenggut banyak jiwa, termasuk ayah Bohdana, seorang tentara Ukraina yang gugur di tahun yang sama. Meski begitu, keluarga ini menolak tunduk pada ketakutan. Foto: REUTERS/Valentyn OgirenkoSerangan $ Ukraina$ terhadap Rusia terus dilancarkan dalam beberapa bulan terakhir, dengan Moskow dan Kyiv saling beradu serangan drone dan pertempuran sengit berkecamuk di sepanjang lebih dari 1.000 kilometer garis depan. Foto: REUTERS/Gleb GaranichFoto: REUTERS/Valentyn OgirenkoFoto: REUTERS/Valentyn Ogirenko
Bohdana Zhupanyna, seorang wanita berusia tiga puluh tahun yang tengah hamil tua, berdiri melihat puing-puing apartemennya yang hangus di Kyiv akibat serangan Rusia.
Ia seharusnya menghabiskan dua minggu terakhir masa kehamilannya dengan tenang, menyiapkan segala kebutuhan untuk kelahiran putri pertamanya. Namun semua rencana itu hancur setelah tempat tinggalnya yang porak poranda dihantam serangan pesawat tidak berawak.
Video Reuters menunjukkan ledakan di cakrawala kota pada malam hari ketika bangunan-bangunan perumahan terkena serangan. Sirene dan tembakan juga terdengar saat kepulan asap tebal memenuhi langit.
Perang yang telah berlangsung sejak invasi penuh Rusia pada Februari 2022 telah merenggut banyak jiwa, termasuk ayah Bohdana, seorang tentara Ukraina yang gugur di tahun yang sama. Meski begitu, keluarga ini menolak tunduk pada ketakutan.
Serangan Ukraina terhadap Rusia terus dilancarkan dalam beberapa bulan terakhir, dengan Moskow dan Kiev saling beradu serangan drone dan pertempuran sengit berkecamuk di sepanjang lebih dari 1.000 kilometer garis depan.
Bohdana Zhupanyna, seorang calon ibu berusia 30 tahun, berdiri di dalam apartemennya yang rusak akibat serangan pesawat tak berawak Rusia, di tengah serangan Rusia terhadap Ukraina, di Kyiv, Ukraina, 23 Juli 2025. Foto: REUTERS/Valentyn Ogirenko
Tidak ada komentar:
Posting Komentar