Search This Blog

Kemenag Buka Seleksi Masuk 58 PTKIN dan 1 PTN, Kuotanya 92 Ribu

kumparan - #kumparanAdalahJawaban
 
Kemenag Buka Seleksi Masuk 58 PTKIN dan 1 PTN, Kuotanya 92 Ribu
May 2nd 2025, 15:40, by M Lutfan D, kumparanNEWS

Ketua Panitia Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PMB PTKIN), Masnun (kedua kanan), dalam acara Media Gathering UM-PTKIN 2025, di Jakarta Barat, Jumat (2/5/2025). Foto: Fadhil Pramudya/kumparan
Ketua Panitia Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PMB PTKIN), Masnun (kedua kanan), dalam acara Media Gathering UM-PTKIN 2025, di Jakarta Barat, Jumat (2/5/2025). Foto: Fadhil Pramudya/kumparan

Kementerian Agama (Kemenag) RI telah membuka pendaftaran seleksi Ujian Masuk Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (UM PTKIN) 2025. Pendaftaran UM PTKIN telah dibuka dari 22 April hingga 28 Mei 2025.

UM PTKIN tersebut digelar dengan berbasis Sistem Seleksi Elektronik (SSE). Koordinator SSE PMB PTKIN Haris Setiaji, mengungkapkan bahwa pelaksanaan UM PTKIN dilaksanakan secara serentak di 58 PTKIN di seluruh wilayah Indonesia dan satu PTN yakni Universitas Singaperbangsa Karawang.

"Nah, ujian masuk ini diikuti oleh 58 PTKIN dan 1 PTN. Jadi, ada 58 Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri dan juga 1 Perguruan Tinggi Negeri, ya, yaitu Universitas Singaperbangsa," kata Haris dalam acara media gathering di Aston Kartika Grogol, Jakarta Barat, Jumat (2/5).

"Kalau 58 PTKIN mulai dari yang paling ujung timur itu ada IAIN Fattahul Muluk Papua, yang paling barat ada UIN Ar-Raniry Banda Aceh, yang paling utara itu ada IAIN Manado, yang paling selatan itu UIN Mataram," jelasnya.

Dalam UM PTKIN tahun ini, Kemenag menyediakan kuota sebesar 92.011 kursi yang akan tersebar di 1.325 program studi (prodi) yang ditawarkan.

Haris menyebut, prodi yang dapat dipilih pun tak hanya dibatasi pada bidang agama saja. Para peserta juga dapat memilih prodi umum seperti yang ditawarkan di PTN, seperti Bahasa Inggris, Teknik Informatika, hingga Farmasi.

"Nanti peserta, calon peserta itu dapat memilih maksimal itu 3 pilihan prodi," ungkap dia.

Para peserta juga dibebaskan untuk memilih lokasi pelaksanaan ujian. Haris menekankan bahwa calon mahasiswa yang mengikuti UM PTKIN tak harus memilih lokasi sesuai dengan kampus yang dituju.

"Jadi, pilihannya silakan mau pilih dari Sabang sampai Merauke, di mana aja pilihan prodinya. Misalnya, pilihan satunya di UIN Ar-Raniry, pilihan keduanya di IAIN Metro, pilihan ketiganya nanti di Fattahul Muluk Papua, nanti ujiannya di UIN Makassar, bisa," terangnya.

"Jadi kita tidak batasi zonasi, kita tidak batasi. Jadi, silakan bisa milih di semua PTKIN dan PTN, dan juga tempat ujiannya juga bisa milih di semuanya," imbuh dia.

Setelah pendaftaran hingga 28 Mei 2025, para peserta akan melaksanakan ujian pada 10–18 Juni 2025 mendatang. Dalam satu hari, kata Haris, pelaksanaan ujian akan ada 3 sesi dengan tiap sesi berlangsung selama 140 menit.

"Untuk soalnya ada 121 soal dengan 4 materi ujian. Materi ujiannya itu penalaran akademik, penalaran matematika, literasi membaca, dan juga literasi ajaran Islam. Itu ada 121 soal dan 140 menit," ucap Haris.

Sanksi Diskualifikasi Bila Curang

Lebih lanjut, Haris mewanti-wanti para peserta agar tidak menggunakan joki atau melakukan kecurangan. Segala bentuk kecurangan, lanjutnya, akan tercatat oleh pengawas ujian dan langsung dinyatakan tidak lulus seleksi.

"Kalau ada joki, kalau misalnya dia ketahuannya saat ujian, supaya tidak gaduh, itu dibiarkan aja. Tapi, dicatat. Nah, itu pasti enggak lulus, sih, karena sudah di-blacklist nanti," tutur Haris.

"Karena kita supaya tidak membuat gaduh, ya enggak ganggu konsentrasi yang lain. Karena kalau misalnya ada kegaduhan itu yang lain juga ter-distract, ter-distract dengan ujian," pungkasnya.

Adapun seleksi UM PTKIN 2025 bisa diikuti oleh siswa MA/MAK/SMA/SMK/SPM/PDF/PKPPS atau sederajat lulusan 2023, 2024, dan 2025.

Untuk siswa lulusan 2023 dan 2024, mereka wajib memiliki ijazah atau Surat Keterangan Lulus (SKL). Sedangkan, untuk lulusan 2025 hanya diwajibkan memiliki salah satu dari Surat Keterangan Lulus (SKL)/ Pengumuman Lulus/KTP/Kartu Siswa.

Setelah pelaksanaan ujian, hasil seleksi akan diumumkan pada 30 Juni 2025. Kemudian, para peserta yang dinyatakan lulus bakal melakukan pendaftaran ulang dengan mengikuti jadwal PTKIN masing-masing.

Media files:
01jt7pk1r7wf5jt77wg5nrmx2w.jpg (image/jpeg)
You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com. By using Blogtrottr, you agree to our policies, terms and conditions.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar