Search This Blog

Airlangga Sebut Danantara Akan Ikut Proyek Investasi Petrokimia Lotte Chemical

kumparan - #kumparanAdalahJawaban
 
Airlangga Sebut Danantara Akan Ikut Proyek Investasi Petrokimia Lotte Chemical
Apr 28th 2025, 15:10, by Nicha Muslimawati, kumparanBISNIS

 Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto  menyampaikan sambutan saat peluncuran Trade Expo Indonesia (TEI) ke-40 di Auditorium Kementerian Perdagangan, Jakarta, Kamis (20/2/2025). Foto: Jamal Ramadhan/kumparan
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan sambutan saat peluncuran Trade Expo Indonesia (TEI) ke-40 di Auditorium Kementerian Perdagangan, Jakarta, Kamis (20/2/2025). Foto: Jamal Ramadhan/kumparan

Menko Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan Badan Pengelola Investasi (BPI) Daya Anagata (Danantara) akan ditugaskan untuk berpartisipasi dalam investasi pabrik petrokimia di Cilegon milik Lotte Chemical Indonesia (PT LCI).

Airlangga menuturkan, tugas Danantara nantinya adalah untuk menindaklanjuti investasi pabrik petrokimia yang akan beroperasi pada September atau Oktober 2025 tersebut. Adapun waktu tersebut molor dari awalnya ditargetkan beroperasi Maret 2025.

"Dalam kesempatan tadi Lotte menawarkan partisipasi Indonesia dan presiden secara prinsip setujui Indonesia partisipasi ke proyek tersebut, dan diberikan tugas kepada Danantara untuk melakukan kajian dan tindaklanjut investasi tersebut," kata Airlangga dalam Keterangan Pers Menko Perekonomian Terkait Hasil Kunjungan ke Amerika Serikat, dikutip dari YouTube Sekretariat Presiden, Senin (28/4).

Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Rosan Roeslani melakukan kunjungan ke kawasan industri PT Lotte Chemical Indonesia (PT LCI) di Cilegon, Rabu (11/9/2024). Foto: Kementerian Investasi/BKPM
Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Rosan Roeslani melakukan kunjungan ke kawasan industri PT Lotte Chemical Indonesia (PT LCI) di Cilegon, Rabu (11/9/2024). Foto: Kementerian Investasi/BKPM

Mulanya Airlangga menjelaskan hasil yang didapat oleh delegasi Indonesia berkunjung ke Korea. Kunjungan tersebut dihadiri sebanyak 19 pengusaha asal negeri ginseng tersebut, 18 di antaranya telah berinvestasi di Tanah Air.

"Jumlah investasi dari 19 grup tersebut totalnya hampir USD 15,4 miliar, (dan) akan ada rencana tambahan USD 1,7 miliar.

Sementara secara rupiah total investasi yang dilakukan, dilaporkan ada Rp 269 triliun, dan akan ditambah lagi Rp 30 triliun, salah satunya Lotte Chemical.

Selain itu, ada juga beberapa perusahaan lain, seperti KB Financial yang menangani Bank Bukopin. "Ini melaporkan situasi sudah profitable selama 4 tahun sudah menguntungkan mereka tangani. Ada juga Hyundai Motor yang operasinya relatif baik," terangnya.

Kemudian ada produsen baja POSCO, Pohang Steel yang bekerjasama dengan Krakatau Steel (KRAS) akan masuk fase kedua yang memiliki roadmap pembangunan fasilitas produksi dengan kapasitas 10 juta ton.

"Fase pertama selesai dan fase kedua integrasi lebih dalam lagi," imbuhnya.

Kantor Danatara. Foto: Ave Airiza Gunanto/kumparan
Kantor Danatara. Foto: Ave Airiza Gunanto/kumparan

Kemudian beberapa industri termasuk Ecopro, yang melakukan investasi hampir USD 500 juta di Morowali untuk membuat fasilitas produksi katoda prekursor dan nikel smelter.

Lalu KCC Glass yang sudah menggelontorkan modal di Batang. Menurut Airlangga, KCC Glass melapor kepada Presiden terkait keinginan ekspansi dengan permintaan agar bisa mendapatkan Harga Gas Bumi Tertentu (HGBT) HGBT.

Selain itu, lanjut Airlangga, ada juga laporan dari LX International yang merupakan perusahaan di sektor batubara nikel dan lain-lain termasuk plantation.

"Mereka akan lanjutkan investasi sampai setengah billion dolar. Korea apresiasi pertemuan dengan presiden yang berjalan terbuka dan presiden dengar satu per satu mereka apresiasi keterbukaan pemerintah," terang Airlangga.

Sebelumnya dalam catatan kumparan, Pabrik petrokimia Lotte Chemical Indonesia (LCI) berlokasi di Cilegon, Banten, dijadwalkan mulai beroperasi secara komersial pada Maret 2025.

Pabrik ini memiliki kapasitas produksi 3,1 juta ton per tahun dan diproyeksi bisa menyerap 14 ribu tenaga kerja. Produk yang dihasilkan nantinya berupa etilen, propilen, dan polipropilen.

Media files:
01jmhf3njggpaf0qhfm7h2rv2z.jpg (image/jpeg)
You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com. By using Blogtrottr, you agree to our policies, terms and conditions.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar