Search This Blog

Sempat Terseret Kasus Tambang Ilegal, Roy Marten Ungkap Modus Pelaku

kumparan - #kumparanAdalahJawaban
 
Sempat Terseret Kasus Tambang Ilegal, Roy Marten Ungkap Modus Pelaku
Mar 30th 2025, 12:00, by Giovanni, kumparanHITS

Aktor Senior Roy Marten di Kawasan Kemang, Jakarta Selatan, Rabu (6/3). Foto: Aprilandika Pratama/kumparan
Aktor Senior Roy Marten di Kawasan Kemang, Jakarta Selatan, Rabu (6/3). Foto: Aprilandika Pratama/kumparan

Aktor Roy Marten bersyukur dan mengapresiasi langkah kepolisian Jambi atas penangkapan sosok DC, yang terkait dengan kasus tambang ilegal pada 2023 lalu.

Sebelumnya, Roy Marten dan Dwi Yan sempat mengkonfirmasi bahwa keduanya pernah menjadi calon pembeli saham di PT Bumi Borneo Inti (BBI) di Jambi. Perusahaan tambang tersebut merupakan milik sahabatnya, Herman Trisna.

Akan tetapi, rencana itu batal terealisasi lantaran perusahaan tersebut bermasalah. Kepemilikan perusahaan itu berpindah tangan kepada seseorang berinisial DC.

Roy Marten di kawasan Pengadilan, Pabaton, Bogor, Rabu (20/11). Foto: Maria Gabrielle P./kumparan
Roy Marten di kawasan Pengadilan, Pabaton, Bogor, Rabu (20/11). Foto: Maria Gabrielle P./kumparan

DC diduga telah memalsukan akta perusahaan. DC bahkan juga sempat menuding Roy Marten dan Dwi Yan yang melakukan penipuan terkait tambang.

Kata Roy, DC memiliki modus tertentu dalam melancarkan aksinya. Dia tak segan menyebut DC cukup lihai dalam upaya memanipulasi situasi yang sebenarnya terjadi

"Mereka ini selalu licin, punya modus tertentu. Saat kami melaporkannya, dia malah melaporkan balik. DC bahkan menuduh saya dan Dwi Yan terlibat dalam penipuan tambang," kata Roy di kawasan Kalimalang, belum lama ini.

Tak hanya itu, Roy juga mengungkapkan bahwa DC sudah beberapa kali mencoba melarikan diri hingga akhirnya berhasil ditangkap.

"Oh iya, berkali-kali melarikan diri. Memang luar biasa DC ini," tambah Roy.

"Terima kasih kepada Polda Jambi atas respons yang baik, sehingga tersangka sudah ditangkap," ucap Roy.

Roy berharap agar persoalan tersebut bisa diusut tuntas. Apalagi pemerintah menaruh perhatian serius dalam memberantas mafia tambang.

Roy Marten. Foto: Giovanni/kumparan
Roy Marten. Foto: Giovanni/kumparan

"Mudah-mudahan kasus ini bisa cepat selesai, bisa dinyatakan siapa yang bersalah, dan kepemilikan kembali kepada yang berhak. Semoga segera tuntas," tutur Roy.

Roy memang tak bisa memastikan berapa nilai kerugian yang diakibatkan oleh tindakan DC. Namun, dia mengatakan bahwa kerugian tersebut sangat besar lantaran menyangkut lahan dan tambang yang potensial.

"Saya gak tau tapi itu tempat strategis di bantaran sungai ya, cuma di sana lahannya strategis ada tambang, sawit, batu bara meledak ya belakangan ini," tandasnya.

Atas tindakan tersebut, saat ini ada dua laporan yang berjalan. Herman Trisna melaporkan DC ke Mabes Polri atas dugaan pemalsuan akta.

Sementara itu, di Polda Jambi, DC juga dilaporkan atas tuduhan penambangan ilegal, penjualan ilegal, dan penggunaan pelabuhan tanpa izin.

Media files:
01hr98prmj3a8nxf7kwvskkyde.jpg (image/jpeg)
You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com. By using Blogtrottr, you agree to our policies, terms and conditions.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar