Search This Blog

Amran Butuh Investasi Rp 802 T Pertanian dan Peternakan, Danantara Ikut Andil

kumparan - #kumparanAdalahJawaban
 
Amran Butuh Investasi Rp 802 T Pertanian dan Peternakan, Danantara Ikut Andil
Mar 10th 2025, 17:01, by Abdul Latif, kumparanBISNIS

Menteri Pertanian Amran Sulaiman dan Ketua Umum Kadin Indonesia Anindya Bakrie di Kantor Kementan, Senin (10/3/2025). Foto: Widya Islamiati/kumparan
Menteri Pertanian Amran Sulaiman dan Ketua Umum Kadin Indonesia Anindya Bakrie di Kantor Kementan, Senin (10/3/2025). Foto: Widya Islamiati/kumparan

Menteri Pertanian Amran Sulaiman mengungkapkan keterlibatan Badan Pengelola Investasi (BPI) Daya Anagata Nusantara (Danantara) dalam pengembangan hilirisasi pertanian. Danantara akan mengelola investasi untuk komoditas seperti singkong, kelapa sawit, kelapa dalam, tebu, dan aren, sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto.

"Kita mau hilirisasi, ini investasi Danantara, sawit, kelapa dalam, tebu, aren, dan singkong. Masing-masing 300 ribu hektare," ujar Amran di kantornya, Senin (10/3).

Amran memaparkan kebutuhan investasi sebesar Rp 802,56 triliun untuk menyerap tenaga kerja 6,22 juta orang, dengan nilai tambah Rp 4.178,64 triliun dari hilirisasi 11 komoditas pertanian.

Amran juga menyebut bahwa sektor ini mulai menarik investor asing, termasuk perusahaan besar dari Vietnam yang berkomitmen mengurangi 50 pesen impor peternakan Indonesia.

"Mereka sudah memutuskan investasi di Indonesia dan siap mengurangi impor sebesar 50 persen," kata dia.

Berikut rincian kebutuhan dana investasi di sektor pertanian dan peternakan:

  • Bawang putih: 100 ribu ha, investasi Rp 26,83 triliun, tenaga kerja 399.724 orang, nilai tambah Rp 134,64 triliun.

  • Peternakan terintegrasi: 10 cluster, investasi Rp 2,82 triliun, tenaga kerja 7.510 orang, nilai tambah Rp 11,34 triliun.

  • Singkong: 300 ribu ha, investasi Rp 4,23 triliun, tenaga kerja 3.687 orang, nilai tambah Rp 165,19 triliun.

  • Kelapa sawit: 2 juta ha, investasi Rp 321,13 triliun, tenaga kerja 1,45 juta orang, nilai tambah Rp 944,42 triliun.

  • Kelapa dalam: 300 ribu ha, investasi Rp 97,69 triliun, tenaga kerja 1,1 juta orang, nilai tambah Rp 388,04 triliun.

  • Tebu: 300 ribu ha, investasi Rp 77,93 triliun, tenaga kerja 804.860 orang, nilai tambah Rp 1.028,21 triliun.

  • Aren: 300 ribu ha, investasi Rp 79,57 triliun, tenaga kerja 302.842 orang, nilai tambah Rp 423,3 triliun.

  • Kopi: 500 ribu ha, investasi Rp 75,13 triliun, tenaga kerja 842.340 orang, nilai tambah Rp 257,08 triliun.

  • Kakao: 500 ribu ha, investasi Rp 54,74 triliun, tenaga kerja 848.920 orang, nilai tambah Rp 260,24 triliun.

  • Mete: 100 ribu ha, investasi Rp 43,39 triliun, tenaga kerja 367.010 orang, nilai tambah Rp 274,95 triliun.

  • Lada: 100 ribu ha, investasi Rp 18,19 triliun, tenaga kerja 80.382 orang, nilai tambah Rp 253,81 triliun.

Media files:
01jnzfqyqthxpfyre8pc1pg7nz.jpg (image/jpeg)
You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com. By using Blogtrottr, you agree to our policies, terms and conditions.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar