Search This Blog

Politikus PKS Minta TNI Turun Gunung Berantas Judol

kumparan - #kumparanAdalahJawaban
 
Politikus PKS Minta TNI Turun Gunung Berantas Judol
Nov 25th 2024, 15:13, by Salmah Muslimah, kumparanNEWS

Suasana rapat komisi I bersama Kemenhan, Panglima TNI, Wakasad, Kasal, dan Kasau di gedung Parlemen, Jakarta pada Senin (25/11/2024). Foto: Abid Raihan/kumparan
Suasana rapat komisi I bersama Kemenhan, Panglima TNI, Wakasad, Kasal, dan Kasau di gedung Parlemen, Jakarta pada Senin (25/11/2024). Foto: Abid Raihan/kumparan

Anggota Komisi I DPR RI dari PKS, Sukamta meminta TNI turun gunung memberantas praktik judi online di Indonesia.

Hal ini ia sampaikan pada rapat Komisi I bersama Kemenhan dan TNI di gedung Parlemen, Jakarta pada Senin (25/11). Sukamta menanggapi pernyataan Menhan Sjafrie Sjamsoeddin yang menyebut judol sebagai ancaman pertahanan non-militer.

"Tadi Pak Menhan sempat mengatakan ancaman salah satunya yang non-militer yaitu judi online, judi online ini persoalan yang semakin serius," tuturnya.

"Kalau PPATK itu mengatakan omzetnya 2023, omzetnya 350 triliun (rupiah) kemarin sudah ada yang mengatakan omzetnya sudah sampai 900 triliun (rupiah), sementara anggaran TNI cuma 165 triliun (rupiah)," tambahnya.

Anggota Komisi I DPR Fraksi PKS, Sukamta. Foto: Aprilandika Pratama/kumparan
Anggota Komisi I DPR Fraksi PKS, Sukamta. Foto: Aprilandika Pratama/kumparan

Sukamta lalu menyebut oknum judol dari luar negeri sudah menyusup ke TNI. Maka, yang dapat memberantas judol adalah TNI.

"Sebagian orang mengatakan aktor-aktor internasional sudah masuk menyusup ke aparat. Saya tidak tahu faktanya tetapi saya yakin yang bisa mengatasi itu hanya TNI," ucapnya.

Sukamta berpendapat, bila TNI serius menangani kasus judol, maka akan mudah "menggulungnya".

"Kalau TNI serius diterjunkan enggak susah itu menggulungnya," ucapnya.

Ia pun berpesan kepada Sjafrie untuk menyampaikan usulannya ini kepada Presiden Prabowo Subianto.

"Nah, saya berharap betul mudah-mudahan Pak Menhan bisa lobi kepada Presiden mudah-mudahan Presiden menugaskan TNI untuk menyelesaikan judol ini," ujarnya.

Sukamta menambahkan sarannya. Ia ingin 20% uang hasil penggerebekan judol yang ditangani TNI masuk ke dalam anggaran mereka untuk kesejahteraan anggota serta alutsista.

"Tapi, saya berharap mudah-mudahan kalau itu ditugaskan nanti Pak, 20 persen omzet yang digerebek itu dikasihkan TNI untuk kesejahteraan anggota maupun alutsista. Lumayan kan Kalau 900 triliun (rupiah) 20 persen ya itu 180 triliun (rupiah) melebihi dari anggaran APBN," tuturnya.

Media files:
01jdgnh0w0h8wqghxfw0mb3w54.jpg (image/jpeg)
You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com. By using Blogtrottr, you agree to our policies, terms and conditions.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar