Search This Blog

MUI Karawang: Warga yang Terima Serangan Fajar akan Mendekam di Neraka

kumparan - #kumparanAdalahJawaban
 
MUI Karawang: Warga yang Terima Serangan Fajar akan Mendekam di Neraka
Nov 25th 2024, 15:53, by M. Rizki, kumparanNEWS

Ketua MUI Karawang, KH Tajudin Noor. Foto: kumparan
Ketua MUI Karawang, KH Tajudin Noor. Foto: kumparan

Majelis Ulama Indonesia (MUI) Karawang mengingatkan warga agar tidak tergiur money politics berupa pemberian uang jelang pemungutan suara Pilkada Serentak pada 27 November 2024.

Alasannya, praktik money politics atau biasa dikenal dengan istilah "serangan fajar" sama dengan rasywah atau praktik suap, dan ganjarannya adalah neraka.

"Kalau harus memilih salah satu paslon apalagi sampai menggoyangkan hati mengubah pilihan kita, lebih baik ditolak saja, baik itu dalam bentuk uang ataupun barang. Kasihan untuk yang menerima dan pemberinya itu akan mendekam di neraka," ujar Ketua MUI Karawang, KH Tajudin Noor, Senin (25/11).

"Kita hanya mendapatkan uang berapa ratus ribu tau-tau mendekam di neraka," sambung dia.

Ilustrasi uang rupiah. Foto: Shutterstock
Ilustrasi uang rupiah. Foto: Shutterstock

"Kami menyarankan agar masyarakat lebih baik menolak pemberian itu. Belum tentu pemberi uang itu niat sedekah," katanya.

Selain itu, Tajudin juga meminta agar masyarakat menyalurkan hak pilihnya. Sebab sebagaimana fatwa MUI, memilih untuk golput termasuk kategori haram.

"Selama kita memungkinkan baik waktu atau tenaga melaksanakan pemilihan mengapa tidak kita ikut," kata Tajudin.

Media files:
01815f6cbf2339f16d4ecf091553bd04.jpg (image/jpeg)
You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com. By using Blogtrottr, you agree to our policies, terms and conditions.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar