Para petugas penyelamat bekerja di lokasi runtuhnya sebuah bangunan tempat tinggal di Tripoli, Lebanon, 9 Februari 2026. Foto: Reuters/Mohamed Azakir
Serangan Israel kembali menghantam Lebanon pada Rabu (4/3), kali ini menyasar sebuah hotel di kawasan Hazmieh dekat Beirut tanpa peringatan. Otoritas Lebanon menyebut ambulans telah dikerahkan ke lokasi, sementara korban jiwa masih menunggu konfirmasi.
Kantor berita nasional Lebanon, National News Agency(NNA), melaporkan serangan tersebut menargetkan Comfort Hotel. Militer Israel belum menjelaskan siapa atau apa yang menjadi sasaran dalam serangan itu.
Rekaman yang diverifikasi AlJazeera memperlihatkan bangunan dengan jendela dan dinding hancur. Puing-puing tampak berserakan di sekitar lokasi ledakan.
Dalam beberapa jam terakhir, Israel juga membombardir wilayah perbatasan Hazmieh dan Baabda yang masuk kawasan Beirut Raya. Serangan itu disebut terjadi tanpa peringatan, memicu dugaan sebagai upaya pembunuhan terarah.
Kepulan asap membubung dari lokasi serangan udara Israel di pinggiran selatan Beirut, Lebanon, Selasa (3/3/2026). Foto: Ibrahim AMRO/AFP
Serangan udara juga dilaporkan AlJazeera terjadi di berbagai wilayah lain di Lebanon semalam (3/3). Sebuah bangunan hunian di Aramoun dan desa Sadiyath dihantam, menewaskan enam orang dan melukai delapan lainnya menurut Kementerian Kesehatan Lebanon.
Di kota Baalbek, Lebanon timur dekat perbatasan Suriah, serangan lain menghantam gedung tempat tinggal. Sedikitnya empat orang tewas dan 11 lainnya luka-luka dalam serangan tersebut.
Jumlah korban diperkirakan masih bisa bertambah. Otoritas setempat masih melakukan evakuasi dan pendataan di sejumlah lokasi terdampak.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar