Menteri Koordinator (Menko) Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Pratikno memberikan sambutan saat uji publik kajian penentuan batas maksimal kadar nikotin dan tar di Kantor Kemenko PMK, Jakarta, Selasa (10/3/2026). Foto: Bayu Pratama S/ANTARA FOTO
Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Pratikno mengingatkan masyarakat agar tetap mewaspadai potensi bencana alam selama musim mudik Lebaran 2026.
Imbauan itu disampaikan karena curah hujan di sejumlah wilayah Indonesia masih tergolong tinggi selama periode libur Lebaran.
"Kita juga harus waspada antisipasi bencana hidrometeorologi basah yang menurut Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika potensinya masih kategorinya menengah hingga tinggi di sebagian wilayah Indonesia," kata Pratikno dalam jumpa pers Update PHTC dan Kesiapan Mudik Lebaran di Kantor Kantor Staf Presiden, Jakarta, Rabu (11/3).
Bibit Siklon Picu Curah Hujan Tinggi
Pratikno menjelaskan tingginya curah hujan dipicu adanya bibit siklon di beberapa wilayah perairan Indonesia.
"Jadi ini yang salah satu yang terus kita antisipasi sehingga periode mudik ini juga berpotensi dalam suasana cuaca yang masih hujan," tuturnya.
Ia menyebut bibit siklon tersebut terdeteksi di wilayah pantai selatan Jawa, Sulawesi, hingga Papua.
Foto udara sejumlah kendaraan melintas di Gerbang Tol (GT) Banyumanik, Semarang, Jawa Tengah, Minggu (8/3/2026). Foto: Makna Zaezar/ANTARA FOTO
Pemerintah Lakukan Modifikasi Cuaca
Karena itu, Pratikno meminta kementerian dan lembaga terkait untuk meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana selama periode mudik.
Salah satu langkah yang dilakukan pemerintah adalah operasi modifikasi cuaca (OMC) untuk mengurangi intensitas hujan di sejumlah wilayah.
"Operasi Modifikasi Cuaca itu terus dilangsungkan sesuai dengan kebutuhan. Terima kasih kepada beberapa pemerintah provinsi yang mendukung BMKG dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana dalam melakukan operasi modifikasi cuaca. Dan ini akan terus dilakukan didukung oleh 191 UPT BMKG yang terus memonitor kondisi di lapangan," jelas dia.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar