Search This Blog

Israel Luncurkan Serangan Baru ke Teheran, Trump Tuntut Iran Menyerah

kumparan - #kumparanAdalahJawaban
 
Israel Luncurkan Serangan Baru ke Teheran, Trump Tuntut Iran Menyerah
Mar 7th 2026, 09:59 by kumparanNEWS

Asap mengepul setelah serangan udara di wilayah pusat Teheran, pada Jumat (6/3/2026). Foto: Atta Kenare/AFP
Asap mengepul setelah serangan udara di wilayah pusat Teheran, pada Jumat (6/3/2026). Foto: Atta Kenare/AFP

Israel mengumumkan gelombang serangan besar terbaru ke ibu kota Iran, Teheran, pada Sabtu (7/3). Pada saat yang sama, Presiden Amerika Serikat Donald Trump meminta Iran menyerah tanpa syarat jika ingin perang usai.

Perang yang pecah di kawasan Timur Tengah bermula saat Israel, dibantu AS, menyerbu Teheran pada Sabtu (28/2) pekan lalu. Iran lalu merespons dengan menyerang pangkalan militer AS di kawasan Timur Tengah.

Burung-burung terbang di tengah kepulan asap setelah serangan di ibu kota Iran, Teheran, Kamis (5/3/2026). Foto: Atta Kenare/AFP
Burung-burung terbang di tengah kepulan asap setelah serangan di ibu kota Iran, Teheran, Kamis (5/3/2026). Foto: Atta Kenare/AFP

Serangan gabungan Israel-AS menewaskan Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei.

Perang yang kini menyebar di beberapa negara di Timur Tengah menyebabkan harga minyak mentah dunia melonjak. Sebab, jalur distribusi global terganggu.

Pada Sabtu pagi ini, militer Israel mengumumkan gelombang serangan terbaru akan menyasar berbagai target milik pemerintah Iran di Teheran.

Laporan lembaga penyiaran Iran menyebut serangkaian ledakan terdengar di sebelah barat Teheran. Sampai sekarang, detail seberapa masif ledakan tersebut dan apakah ada korban jiwa belum diungkap secara rinci.

Adapun Komando Pusat AS, yang bertanggung jawab atas operasi militer di Timur Tengah, mengatakan sebanyak 3.000 target di Iran telah mereka hancurkan dalam sepekan terakhir.

Target-target itu termasuk markas besar Garda Revolusi Iran, sejumlah pusat kendali dan komando, sistem pertahanan udara, rudal, kapal perang, hingga kapal selam.

Lewat media sosial Truth, Trump menegaskan penolakan atas dorongan untuk memulai negosiasi dengan Iran demi mengakhiri perang.

"Tak akan ada kesepakatan dengan Iran kecuali menyerah tanpa syarat," kata Trump seperti dikutip dari AFP.

Juru bicara Gedung Putih Karoline Leavitt menyebut, menyerah tanpa syarat yang dimaksud Trump termasuk ketika AS memandang Iran sudah tidak lagi menjadi ancaman.

Media files:
01kk16c0cjvybdkx5hsv5hb55a.jpg image/jpeg,
You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com. By using Blogtrottr, you agree to our policies, terms and conditions.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar