Search This Blog

IDAI Ingatkan Pentingnya Ulang Imunisasi Campak Sesuai Jadwal

kumparan - #kumparanAdalahJawaban
 
IDAI Ingatkan Pentingnya Ulang Imunisasi Campak Sesuai Jadwal
Mar 18th 2026, 17:00 by kumparanMOM

Petugas menyuntikkan vaksin campak rubella kepada seorang anak dalam Bulan Imuniasi Anak Nasional (BIAN) di Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) III Tanah Abang, Jakarta, Kamis (4/8/2022). Foto: Aditya Pradana Putra/ANTARA FOTO
Petugas menyuntikkan vaksin campak rubella kepada seorang anak dalam Bulan Imuniasi Anak Nasional (BIAN) di Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) III Tanah Abang, Jakarta, Kamis (4/8/2022). Foto: Aditya Pradana Putra/ANTARA FOTO

Ketua Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) Dr. dr. Piprim Basarah Yanuarso, Sp.A(K), menegaskan bahwa imunisasi campak tetap menjadi perlindungan utama bagi anak. Meskipun masih ada kasus anak yang sudah divaksin, namun tetap terinfeksi. Menurutnya, kondisi tersebut umumnya terjadi jika vaksin tidak diberikan secara lengkap atau tidak diulang sesuai jadwal.

Ia menjelaskan, data dari Madura menunjukkan bahwa dari 11 anak yang meninggal akibat campak, 10 di antaranya belum pernah menerima vaksin sama sekali. Fakta ini menegaskan betapa pentingnya imunisasi dalam mencegah dampak berat dari penyakit tersebut.

Ketua Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) Dr. dr. Piprim Basarah Yanuarso, Sp.A(K), di Rumah Vaksinasi Pusat, Jakarta Timur, Kamis (12/3). Foto: Eka Nurjanah/kumparan
Ketua Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) Dr. dr. Piprim Basarah Yanuarso, Sp.A(K), di Rumah Vaksinasi Pusat, Jakarta Timur, Kamis (12/3). Foto: Eka Nurjanah/kumparan

Pada anak yang sudah mendapatkan vaksin, infeksi campak biasanya tidak berlangsung parah. Gejala yang muncul cenderung lebih ringan dan anak dapat pulih lebih cepat dibandingkan mereka yang tidak memiliki perlindungan imunisasi.

"Kena biasanya tidak berat. Campaknya itu nggak full blown istilah kita ya. Nggak sampai heboh banget, ada sedikit-sedikit, tapi kemudian dia bisa sembuh cepat," ujar dr. Piprim di Rumah Vaksinasi Pusat, Jakarta Timur, Kamis (12/3).

Jadwal Vaksin Campak dan Pengulangan

Ilustrasi - Vaksin Campak. Foto: Manoej Paateel/Shutterstock
Ilustrasi - Vaksin Campak. Foto: Manoej Paateel/Shutterstock

Terkait jadwal vaksinasi, imunisasi campak pertama diberikan saat anak berusia 9 bulan. Selanjutnya, program pemerintah memberikan imunisasi lanjutan MR pada usia sekitar 2 tahun dan pengulangan pada usia 5 tahun.

Sementara itu, rekomendasi IDAI menyarankan pemberian vaksin MMR pada usia 15 bulan dan diulang kembali pada usia 5 tahun. Secara umum, tiga kali imunisasi sudah cukup untuk memberikan perlindungan optimal.

Selain itu, vaksin juga bisa diberikan kembali saat dewasa, terutama menjelang pernikahan atau kehamilan, untuk memperkuat kekebalan tubuh.

"Jadi ini bisa diulang-ulang untuk menyegarkan memori dari sel-sel imun kita terhadap penyakit campak," ujarnya.

Ilustrasi Campak. Foto: Shutter Stock
Ilustrasi Campak. Foto: Shutter Stock

Ia juga menekankan bahwa campak termasuk penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi (PD3I), yaitu penyakit serius yang sangat menular dan bisa menyebabkan kecacatan hingga kematian. Oleh karena itu, vaksinasi menjadi langkah penting agar anak mendapatkan kekebalan tanpa harus mengalami sakitnya.

"Tapi kalau penyakit berat begini emang harus ada vaksinnya. Supaya anak-anak kita itu sudah langsung dapet kebalnya, tapi nggak dapet sakitnya," pungkas dr. Piprim.

Media files:
01g9kjpm2yrf0wt52jgegx0snf.jpg image/jpeg,
You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com. By using Blogtrottr, you agree to our policies, terms and conditions.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar