Pengunjung menikmati suasana rumah kopi Dharma Boutique Roastery di kawasan Wotgandul Barat, Kranggan, Semarang, Jawa Tengah, Kamis (19/3). Foto: Bayu Pratama S/ANTARA FOTOTempat ini memadukan konsep kedai kopi modern dengan bangunan bersejarah yang dulunya merupakan pabrik kopi Koffie Branderij Margo Redjo. Foto: Bayu Pratama S/ANTARA FOTODidirikan sejak 1915 dan mencapai masa kejayaan pada 1929 di era kolonial Belanda, bangunan tersebut kini difungsikan kembali sebagai ruang menikmati kopi sekaligus wisata sejarah. Sejumlah mesin kopi peninggalan masa kolonial masih dipertahankan dan menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung. Foto: Bayu Pratama S/ANTARA FOTOPemilik generasi ketiga, Hidayat Basuki Dharmowiyono, turut menjaga keberlanjutan usaha keluarga ini dengan menghadirkan berbagai jenis kopi dari berbagai daerah di Indonesia. Pengunjung tidak hanya dapat menikmati sajian kopi, tetapi juga memilih biji kopi untuk diseduh di tempat maupun dibawa pulang sebagai oleh-oleh khas Semarang. Foto: Bayu Pratama S/ANTARA FOTOKeberadaan Dharma Boutique Roastery menjadi alternatif destinasi wisata kuliner sekaligus edukasi sejarah perkopian di Kota Semarang, yang terus menarik minat wisatawan lokal maupun luar daerah. Foto: Bayu Pratama S/ANTARA FOTOFoto: Bayu Pratama S/ANTARA FOTO
Pengunjung menikmati suasana rumah kopi Dharma Boutique Roastery di kawasan Wotgandul Barat, Kranggan, Semarang, Jawa Tengah, Kamis (19/3). Tempat ini memadukan konsep kedai kopi modern dengan bangunan bersejarah yang dulunya merupakan pabrik kopi Koffie Branderij Margo Redjo.
Didirikan sejak 1915 dan mencapai masa kejayaan pada 1929 di era kolonial Belanda, bangunan tersebut kini difungsikan kembali sebagai ruang menikmati kopi sekaligus wisata sejarah. Sejumlah mesin kopi peninggalan masa kolonial masih dipertahankan dan menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung.
Pemilik generasi ketiga, Hidayat Basuki Dharmowiyono, turut menjaga keberlanjutan usaha keluarga ini dengan menghadirkan berbagai jenis kopi dari berbagai daerah di Indonesia. Pengunjung tidak hanya dapat menikmati sajian kopi, tetapi juga memilih biji kopi untuk diseduh di tempat maupun dibawa pulang sebagai oleh-oleh khas Semarang.
Keberadaan Dharma Boutique Roastery menjadi alternatif destinasi wisata kuliner sekaligus edukasi sejarah perkopian di Kota Semarang, yang terus menarik minat wisatawan lokal maupun luar daerah.
Pemilik rumah kopi Dharma Boutique Roastery generasi ketiga Hidayat Basuki Dharmowiyono mencium aroma biji kopi yang siap jual di Dharma Boutique Roastery, Wotgandul Barat, Kranggan, Semarang, Jawa Tengah, Kamis (19/3/2026). Foto: Bayu Pratama S/ANTARA FOTO
Tidak ada komentar:
Posting Komentar