Search This Blog

Melepas NS, Anak yang Tewas Diduga Dianiaya Ibu Tiri, ke Peristirahatan Terakhir

kumparan - #kumparanAdalahJawaban
 
Melepas NS, Anak yang Tewas Diduga Dianiaya Ibu Tiri, ke Peristirahatan Terakhir
Feb 22nd 2026, 12:15 by kumparanNEWS

Keluarga menangis di hadapan jenazah NS, anak di Sukabumi yang tewas diduga dianiaya ibu tiri. Foto: Dok. Sukabumi Update
Keluarga menangis di hadapan jenazah NS, anak di Sukabumi yang tewas diduga dianiaya ibu tiri. Foto: Dok. Sukabumi Update

Duka menyelimuti keluarga NS, bocah laki-laki berusia 13 tahun yang diduga tewas usai dianiaya ibu tirinya. Tangis pun pecah saat remaja itu hendak dibawa dari rumah duka ke liang lahat.

Ibu kandung NS datang ke rumah duka. Bersama sang nenek, ia tak kuasa menahan tangis kepergian anaknya.

Sejak keluarganya berpisah, NS tinggal bersama sang ayah Anwar Satibi dan ibu tirinya, TS. Lalu, sejak SMP, ia masuk pesantren.

NS dimakamkam di kampung halamannya, Pemakaman Keluarga Kampung Cimandala, Desa Cipeundeuy, Kecamatan Surade, Kabupaten Sukabumi, Jumat (20/2) sore.

Ia dibawa ke kampung halamannya usai menjalani autopsi di Rumah Sakit Bhayangkara Setukpa Kota Sukabumi. Dari hasil autopsi, ditemukan sejumlah luka.

"Dengan luka bakar di anggota gerak, di lengan, di kaki kanan dan kiri, kemudian ada beberapa luka juga di punggung dan luka bakar juga ada di area bibir dan hidung," ujar Kepala RS Bhayangkara Setukpa Kombes dr Carles Siagian, dikutip Minggu (22/2).

Ayah NS, Anwar Satibi menangis di samping mobil ambulan yang akan membawa jenazah anaknya. Foto: Dok. Sukabumi Update
Ayah NS, Anwar Satibi menangis di samping mobil ambulan yang akan membawa jenazah anaknya. Foto: Dok. Sukabumi Update

Carles menyatakan dokter forensik belum bisa menyimpulkan apakah luka bakar itu dari sebuah penganiayaan atau bukan. "Penyebab kematian masih belum bisa disimpulkan karena dari luka tersebut seharusnya tidak menyebabkan kematian," imbuhnya.

Dia melanjutkan pemeriksaan dalam juga telah dilakukan terhadap organ-organ dalam seperti jantung dan paru-paru. Selanjutnya, akan dilakukan pemeriksaan laboratorium di Jakarta untuk mengecek kandungan zat-zat lain di dalam organ tersebut.

Jenazah NS, anak di Sukabumi yang tewas diduga dianiaya ibu tiri saat siap dibawa masuk ke dalam mobil ambulan. Foto: Dok. Sukabumi Update
Jenazah NS, anak di Sukabumi yang tewas diduga dianiaya ibu tiri saat siap dibawa masuk ke dalam mobil ambulan. Foto: Dok. Sukabumi Update

"Paru-paru tadi diperiksa karena paru-paru sedikit membengkak, apakah memang itu karena korban sebelumnya punya penyakit atau tidak," ujarnya.

Mengenai luka kekerasan tumpul, Carles menyatakan tidak ada. "Jadi ada luka yang tadi disampaikan di area bibir bagian atas dan dekat hidung, tetapi itu luka yang sudah lama, tidak bisa dipastikan apakah tumpul dan tidak sembuh sehingga menjadi luka," katanya.

Diduga Dianiaya Ibu Tiri

Proses pemakaman NS, anak di Sukabumi yang tewas diduga dianiaya ibu tiri. Foto: Dok. Sukabumi Update
Proses pemakaman NS, anak di Sukabumi yang tewas diduga dianiaya ibu tiri. Foto: Dok. Sukabumi Update

Isu dugaan penganiayaan sempat mencuat di tengah masyarakat, termasuk kabar bahwa korban diduga mengalami kekerasan serius, oleh orang tua tiri. Namun, pihak kepolisian menegaskan bahwa seluruh informasi tersebut masih dalam proses pendalaman dan belum dapat disimpulkan sebelum hasil autopsi keluar.

Ibu tiri korban, TR (47), membantah tudingan bahwa dirinya menganiaya Nizam hingga menyebabkan luka dan kematian.

"Iya itu sakit saja, sakit panas, kalau kemarin dari Pak Surahman yang di BAP di Polsek itu tapi tidak memberikan bukti otentiknya hanya melihat dari HP kalau anak itu didiagnosa kanker darah, Leukimia autoimun, jadi itu bener sakit," ujar TR, Sabtu (21/2).

TR menyatakan bahwa kondisi korban disebabkan oleh penyakit serius yang disebutnya berkaitan dengan gangguan darah seperti kanker.

Dalam video pada saat dirawat, muka NR tampak jelas penuh luka. Baik di bagian mata maupun sekitar hidung. Tangannya pun dalam kondisi memakai infus. Napasnya tersengal-sengal. Saat ditanya, suara jawabannya terdengar lirih, tidak terlalu jelas.

Salah satu pertanyaan yang disampaikan seseorang kepada Nizam adalah apakah benar pernah disuruh meminum air panas, dia pun mengangguk.

Media files:
01kj1sceen8m51e8c5cpwek5hv.jpg image/jpeg,
You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com. By using Blogtrottr, you agree to our policies, terms and conditions.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Popular Posts