Daihatsu Kumpul Sahabat Malang 2025 di Lapangan Rampal meninggalkan kesan mendalam bagi para komunitas yang bergabung. Sejumlah komunitas Daihatsu memang mengikuti kegiatan ini ditambah dengan komunitas sepeda motor yang merupakan undangan khusus, pada Minggu (7/12).
Komunitas mobil Daihatsu ini tak hanya mobil-mobil yang berusia muda, tapi juga beberapa di antaranya berusia lebih dari 30 tahun. Hal ini yang membuat para komunitas itu menjadikan ajang temu sesama pengguna Daihatsu.
Agus Siswono, anggota dari Charade Classy Winner (C2W) mengaku, ajang berkumpulnya komunitas Daihatsu itu juga jadi wadah pertukaran informasi mengenai mobil dan hal-hal lain. Baginya hal itulah yang membuatnya tak mau melewatkan kesempatan tersebut.
"Kami ini kan kumpul begini enggak hanya sekadar kumpul, ada saling tukar informasi, tukar tips, ya mengenai kendaraan, hingga hal-hal lain di luar otomotif, misalkan kesempatan usaha apa gitu," ucap Agus Siswono, saat ditemui kumparan di Lapangan Rampal.
Daihatsu YRV milik Khoirul Anwar asal Malang yang tampil di Daihatsu Kumpul Sahabat Malang 2025. Foto: Sena Pratama/kumparan
Agus menilai, banyak manfaat yang didapat dari bergabung dalam komunitas C2W dan ikut gathering komunitas Daihatsu ini. Baginya pribadi, mobil Daihatsu Charade yang dimilikinya memang tergolong mobil yang sudah berumur, jadi perlu perawatan maksimal.
"Kalau saya gabung di komunitas tahun 2016, punya mobil Daihatsu Charade tahun 1996, butuh perawatan ekstra memang kalau mobil tua," ungkap pria wiraswasta ini.
Selama ini kata Agus, ia terbantu dengan informasi informasi dari sesama anggota komunitas C2W. Salah satu yang jadi perhatiannya adalah perawatan mesin dan kaki-kaki mobil.
"Kalau pakai Daihatsu Charade kelemahannya cuma di kaki-kaki, untuk mesin aman. Untuk sparepart gampang sekali, karena sparepart seperti Daihatsu itu bisa disamakan sama Feroza dan sama sparepart-nya," jelasnya.
Cerita serupa dialami Hasyim, anggota dari Daihatsu Taruna Club yang mengaku selama belasan tahun menggunakan Daihatsu Taruna-nya cukup puas. Baginya meski sudah berusia belasan tahun, mobil Daihatsu miliknya tetap bandel dan tangguh.
"Sejauh ini tidak ada masalah dengan perawatan mesin dan komplemennya. Sparepart-nya juga mudah didapat," ucap Hasyim, warga asal Pakisaji, Kabupaten Malang.
Dirinya sendiri datang ke Daihatsu Kumpul Sahabat di Lapangan Rampal, bersama keluarganya dan sekitar 25 anggota komunitas Taruna, dari wilayah Pasuruan dan Kediri raya.
"Saya kebetulan dari Taruna Club Chapter Malang, tapi ada teman-teman dari Pasopati Pasuruan, Panjalu Kediri, datang ke sini sekitar 25-an orang," paparnya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar